Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendorong Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk menyiapkan lahan agar pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di wilayah tersebut dapat segera dilakukan. Hal itu Gus Ipul sampaikan saat menerima audiensi Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi beserta jajarannya di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026). Dalam pertemuan ini, turut hadir Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Sekjen Kemensos Robben Rico.
"Jadi, pak wali, silakan dipercepat. Salah kita kalau enggak bisa bikin gedung permanen. Bapak sudah bikin percepatan lewat sekolah rintisan. Kita akan membantu percepatan pengadaan gedung permanen," katanya.
Gus Ipul menjelaskan, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh Pemkot Tasikmalaya untuk mengusulkan lahan yang bakal digunakan membangun gedung permanen Sekolah Rakyat. Salah satunya, yaitu tanah seluas 7 hektare, memiliki sertifikat, dan status legalitasnya jelas.
Nantinya, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan melakukan survei ke lokasi lahan yang diusulkan untuk menentukan apakah tanah tersebut layak digunakan untuk membangun Sekolah Rakyat atau tidak.
"Tapi yang penting sekarang siapkan tanahnya. Ayo kita jalan ya, pak wali," ujarnya.
Gus Ipul menyampaikan, Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto bagi anak-anak miskin dan miskin ekstrem. Pendidikan gratis dengan konsep boarding school atau asrama ini diselenggarakan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Gus Ipul menyebut, Presiden Prabowo sangat serius dalam mencanangkan program ini.
"Pak Prabowo enggak main-main, dengan Sekolah Rakyat enggak main-main. Buktinya dikawal sendiri, kalau diundang (acara) Sekolah Rakyat enggak pernah enggak hadir," ungkap Gus Ipul.
Adapun saat ini di Tasikmalaya, Jawa Barat telah terdapat Sekolah Rakyat rintisan, yakni Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 41 Tasikmalaya. Sekolah yang berlokasi di Sambongpari, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya itu telah beroperasi sejak Oktober 2025.
Baca Juga: Siti Pilih Mengabdi di Sekolah Rakyat Meski Sempat Jadi Kepsek SMA Favorit
SRT 41 Tasikmalaya memiliki 75 murid, terdiri dari 25 siswa jenjang sekolah dasar dan 50 siswa sekolah menengah pertama.***
Berita Terkait
-
Satu Siswa Dapat 4 Pasang, Intip Penampakan Sepatu Sekolah Rakyat yang Dibanderol hingga Rp640 Ribu
-
Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
-
Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang
-
Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya
-
Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend
-
Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan
-
Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari