- Menteri Sosial Gus Ipul menjelaskan anggaran Rp27,5 miliar untuk 39.345 pasang sepatu siswa Sekolah Rakyat di Jakarta.
- Realisasi harga beli per pasang sepatu lebih rendah dibandingkan pagu anggaran yang ditetapkan oleh pihak Kemensos.
- Gus Ipul mengklarifikasi bahwa sepatu viral seharga Rp169 ribu merupakan bantuan pribadi Gubernur Jawa Timur, bukan Kemensos.
Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul blak-blakan menjelaskan rincian harga sepatu siswa Sekolah Rakyat yang belakangan diperbincangkan publik.
Gus Ipul membenarkan bahwa anggaran penyediaan sepatu tersebut memang mencapai Rp27,5 miliar untuk sekitar 39,345 pasang sepatu.
Kendati begitu, Gus Ipul menerangkan kalau setiap siswa mendapatkan empat pasang untuk kegunaan berbeda.
Adapun rentang harga realisasi dari pembelanjaannya mulai dari Rp250 ribu hingga Rp640 ribu per pasang sepatu.
Nominal tersebut lebih rendah dari harga penganggaran Kemensos yang berkisar Rp500-70à0 ribu per satu pasang sepatu.
"Yang tinggi (sepatu PDL) ini pagunya Rp700 ribu, realisasinya Rp640 ribu, karena setelah melakukan pengadaan, lelang ya jadi ambil yang lebih murah. Kemudian yang kecil sepatu harian SMP dan SMA pagunya Rp500 ribu, realisasinya Rp300 ribu. Sepatu SD Rp250 ribu," ungkap Gus Ipul dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Pernyataan itu sekaligus mengklarifikasi foto Gus Ipul yang memakaikan sepatu kepada siswa Sekolah Rakyat bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Foto itu viral karena terungkap kalau harga sepatu tersebut sekitar Rp169 ribu.
Namun, Gus Ipul menegaskan bahwa sepatu pada foto tersebut tidak termasuk dalam pengadaan Kemensos.
Baca Juga: Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
"Itu pemberian khusus dari Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat pada saat kami ada acara di Malang. Bukan pengadaan Kemensos," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Gus Ipul memamerkan satu per satu bentuk sepatu yang disediakan Kemensos untuk para guru dan siswa Sekolah Rakyat.
Setiap siswa mendapatkan empat pasang sepatu, di antaranya PDL, PDH, harian, dan khusus olahraga. Berikut tampilannya:
1. Sepatu PDL Siswa
Harga penganggaran: Rp700 ribu
Harga realisasi: Rp640 ribu
2. Sepatu PDH Siswa SMP-SMA
Harga penganggaran: Rp700 ribu
Harga realisasi: Rp610 ribu
3. Sepatu PDH siswa SD
Harga penganggaran: Rp700 ribu
Harga realisasi: Rp590 ribu
Berita Terkait
-
Heboh Sepatu Rp 700 Ribu untuk Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bongkar Faktanya!
-
Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak
-
Sepatu Sekolah Rakyat Merk Apa? Dianggarkan Sampai Rp700 Ribu per Pasang
-
Berapa Harga Sepatu Stradenine? Bukan Rp700 Ribuan, Ini Faktanya
-
Brand Stradenine Klarifikasi Isu Keterlibatan di Program Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu per Pasang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!