-
Pria di Louisiana menembak mati delapan anak yang mayoritas adalah darah dagingnya sendiri.
-
Tragedi ini dipicu kekerasan domestik dan menjadi penembakan massal terburuk sepanjang tahun 2024.
-
Pelaku tewas setelah dikejar polisi, sementara komunitas Shreveport kini fokus pada pemulihan trauma.
Suara.com - Tragedi berdarah yang mengguncang Shreveport, Louisiana, mencatatkan diri sebagai insiden penembakan massal paling mematikan di Amerika Serikat sepanjang tahun 2024.
Aksi brutal ini mengakibatkan delapan anak kehilangan nyawa setelah seorang pria melepaskan tembakan di tiga lokasi perumahan berbeda pada Minggu pagi.
Dikutip dari CNN, data dari kantor Koroner Caddo Parish mengonfirmasi bahwa korban terdiri dari tiga anak laki-laki dan lima anak perempuan yang masih sangat muda.
Rentang usia para korban yang sangat belia, yakni antara 3 hingga 11 tahun, menambah kepedihan dalam peristiwa yang terjadi di komunitas Cedar Grove tersebut.
Fakta memilukan terungkap bahwa tujuh dari delapan bocah yang tewas tersebut merupakan anak kandung dari pelaku penembakan itu sendiri.
Pihak berwenang mengidentifikasi para korban sebagai Jayla Elkins (3), Shayla Elkins (5), Kayla Pugh (6), Layla Pugh (7), Markaydon Pugh (10), Sariahh Snow (11), Khedarrion Snow (6), dan Braylon Snow (5).
Seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun dilaporkan berhasil selamat meski mengalami luka-luka setelah nekat melompat dari atap rumah demi menghindari peluru.
Korps Polisi Shreveport menyatakan bahwa insiden ini berawal dari konflik rumah tangga yang berujung pada tindakan kekerasan bersenjata yang tidak terkendali.
Dua orang wanita dewasa juga menjadi sasaran tembakan, di mana salah satunya merupakan istri pelaku sekaligus ibu dari mayoritas anak-anak tersebut.
Baca Juga: Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah
Perwakilan negara bagian, Tammy Phelps, menyebutkan beberapa anak sempat berusaha menyelamatkan diri melalui pintu belakang saat penembakan berlangsung secara sporadis.
Rekam Jejak Pelaku dan Pengejaran Oleh Pihak Kepolisian
Cpl. Chris Bordelon dari Kepolisian Shreveport mengidentifikasi pelaku sebagai Shamar Elkins, pria berusia 31 tahun yang memiliki sejarah pelanggaran senjata api.
“Ini adalah pemandangan yang sangat besar dengan banyak anak yang meninggal dunia,” ujar Bordelon menggambarkan situasi mengerikan di lokasi kejadian.
Elkins sebelumnya pernah terlibat kasus hukum pada tahun 2019 setelah melepaskan tembakan ke arah kendaraan di area dekat sekolah sebagai bentuk pembalasan.
Catatan militer menunjukkan pelaku sempat mengabdi di Garda Nasional Angkatan Darat Louisiana selama tujuh tahun hingga tahun 2020 tanpa riwayat penugasan luar negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah