- Polres Metro Jakarta Timur menangkap empat pelaku sindikat ganjal ATM yang beraksi di Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (19/3/2026).
- Komplotan tersebut mencuri uang sebesar Rp274 juta setelah mengelabui korban dengan modus pura-pura membantu kartu ATM tersangkut.
- Empat tersangka yang merupakan residivis spesialis ganjal ATM kini ditahan dan terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.
Suara.com - Polisi membongkar sindikat ganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) usai melakukan operasi di wilayah Jakarta Timur. Empat pelaku ditangkap usai menggasak uang tunai sebesar Rp274 juta.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan mengatakan, kejadian bermula saat korban sedang melakukan transaksi di sebuah ATM kawasan Cipayung, Jakarta Timur pada Kamis (19/3/2026) lalu.
Saat itu, kartu ATM korban justru tersangkut di mesin, hingga mesin tidak dapat digunakan.
"Awalnya korban datang ke lokasi untuk melakukan transaksi penarikan ATM. Namun, pada saat korban memasukkan kartu ATM, terjadi kartu ATM tersebut tersangkut di mesin dan mesin tidak dapat digunakan," kata Bayu, kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).
Kemudian, lanjut Bayu, komplotan pelaku datang berpura-pura menolong korban. Mereka mengarahkan korban memasukkan PIN.
Saat korban memasukkan PIN, pelaku mengintip dan menghafal, sedangkan pelaku lain menyamar sebagai nasabah. Selanjutnya, pelaku mengarahkan korban untuk melapor ke pihak bank.
"Nah, pada saat korban berusaha untuk melapor, meninggalkan ATM, maka ada pelaku lain yang mencoba untuk mengambil kartu ATM yang tadi tersangkut di mulut mesin ATM," jelasnya.
Dia mengatakan, pelaku menguras habis uang yang ada di rekening korban. Total uang yang digasak pelaku dari rekening korban mencapai Rp274 juta.
"Jadi dalam kejadian ini, dana korban yang hilang tanpa sepengetahuannya itu sebesar Rp274 juta," kata BayuS
Baca Juga: Warga vs Mata Elang Bentrok di Klender, Kantor Penagih Motor Jadi Sasaran Amuk
Bayu menyebut, komplotan ini beraksi secara terorganisir. HF bertugas memasang ganjal tusuk gigi modifikasi. A mengintip PIN korban. AT mengalihkan korban ke bank. D mengambil kartu dari mesin ATM.
"Pembagian peran-peran yang sudah jelas," ucapnya.
Keempat pelaku telah ditangkap di wilayah Jatisampurna, Bekasi. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa berbagai kartu ATM.
Dari hasil pemeriksaan, salah satu pelaku diketahui seorang residivis. Kepada polisi, ia mengaku telah melakukan aksi serupa sebanyak tujuh kali.
"Yang bersangkutan pernah ditahan di Magelang. Keempat pelaku ini memang spesialis ganjal ATM," ucapnya.
Dalam melakukan aksinya, keempat pelaku melaksanakan aksinya di berbagai wilayah, seperti Cilegon, Jawa Tengah, dan sejumlah wilayah lainnya.
Kepada penyidik, komplotan ini mengaku hasil kejahatan dipakai kebutuhan sehari-hari.
"Dari hasil pemeriksaan kami terhadap uang-uang ini, digunakan untuk keperluan sehari-hari. Ada yang bayar utang, ya untuk kehidupan sehari-hari. Kalau judi, belum dapat kami informasi itu," katanya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, keempat pelaku dijerat Pasal 477 dan 476 KUHP. Ancaman hukuman tujuh tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar
-
QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong
-
Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!
-
Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya
-
Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional
-
Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas
-
Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan
-
Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia
-
Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan