- Pemprov DKI Jakarta mendukung instruksi Presiden Prabowo untuk membangun hunian layak bagi warga terdampak penataan kawasan Pasar Senen.
- Pemprov menyiapkan rusun di Nagrak, Rorotan, dan PIK Pulogadung sebagai lokasi relokasi sementara dengan akses infrastruktur layanan dasar lengkap.
- Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga serta menata lahan negara agar lebih aman dan tertata hingga tahun 2027.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan pembangunan hunian layak bagi warga yang terdampak penataan di pinggiran rel kawasan Pasar Senen.
Langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap instruksi Presiden Prabowo Subianto, yang menargetkan peningkatan kualitas hidup warga di kawasan padat perkotaan.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, mengungkapkan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif pemerintah pusat dalam melakukan terobosan penataan kawasan kumuh.
"Pemprov DKI Jakarta sangat mendukung penuh dan mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Pusat di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto," ujar Chico dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).
Sebagai langkah konkret, Pemprov DKI pun telah menyiapkan tiga lokasi rumah susun (rusun) yakni Nagrak, Rorotan, dan PIK Pulogadung sebagai opsi relokasi sementara bagi warga.
Keberadaan rusun tersebut menjadi jaminan bagi warga terdampak, agar tetap memiliki tempat tinggal yang layak selama proses penataan berlangsung.
"Kami melihat ini sebagai sinergi yang baik antara pusat dan daerah," kata Chico, menjelaskan keterkaitan peran kedua instansi.
Selain menyediakan hunian, Pemprov DKI juga bertanggung jawab dalam menyiapkan infrastruktur pendukung mulai dari akses air bersih hingga layanan kesehatan di lokasi baru.
Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta akan memastikan warga tetap mendapatkan hak dasarnya, meskipun berpindah tempat tinggal ke wilayah Jalan Kramat Raya.
Baca Juga: Lawan Pelecehan Seksual di Kereta Api, KAI: Fokus Tindak Pelakunya, Bukan Salahkan Korban
"Kami berkomitmen agar hunian ini benar-benar layak huni dan terintegrasi dengan ekosistem kota," tutur Chico menambahkan.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga telah diinstruksikan untuk segera mengintegrasikan akses angkutan umum menuju lokasi hunian yang baru dibangun tersebut.
Penataan di kawasan Pasar Senen pun menjadi bagian dari target Pemprov DKI dalam menuntaskan penataan ratusan RW kumuh secara bertahap hingga tahun 2027.
Langkah ini diambil guna memastikan lahan milik negara kembali berfungsi sesuai peruntukannya, sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan kereta api.
"Ini langkah nyata menuju Jakarta yang lebih aman, tertata, dan manusiawi," pungkas Chico.
Program kolaborasi ini rencananya akan diperluas ke berbagai titik bantaran rel lainnya di Jakarta, sebagai upaya menciptakan tata kota yang lebih estetis dan aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim