- Pemprov DKI Jakarta memantau dampak kenaikan harga LPG nonsubsidi per 18 April 2026 terhadap inflasi serta daya beli.
- Staf Khusus Gubernu mengimbau pelaku usaha tetap tenang, tidak melakukan aksi borong, dan mematuhi aturan penggunaan LPG bersubsidi.
- Dinas PPKUKM DKI Jakarta memastikan stok LPG 5,5 kg dan 12 kg di seluruh wilayah tetap terkendali normal.
Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta asosiasi pengusaha untuk mencari solusi apabila kenaikan harga LPG nonsubsidi berdampak terhadap inflasi hingga daya beli masyarakat.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim mengatakan langkah diversifikasi sumber energi menjadi salah satu opsi jangka panjang yang tengah dipertimbangkan.
“Jika diperlukan, kami akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan asosiasi usaha untuk mencari solusi yang tepat, termasuk mendorong efisiensi energi atau diversifikasi sumber energi di masa mendatang,” ujar Chico Hakim di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Hingga kekinia Pemprov DKI belum menetapkan kebijakan khusus seperti pemberian insentif pajak bagi sektor perhotelan dan restoran (PHRI) meski harga operasional mereka berpotensi naik.
Namun, Chico memastikan pengawasan terhadap fluktuasi harga kebutuhan pokok akibat kenaikan gas ini terus dilakukan secara intensif.
Sebagaimana diketahui, per 18 April 2026, tercatat kenaikan signifikan pada LPG ukuran 12 kg dan 5,5 kg. Di wilayah Jakarta, harga LPG 12 kg naik sebesar Rp36.000, dari semula Rp192.000 menjadi Rp228.000 per tabung. Sementara LPG 5,5 kg naik Rp17.000, dari harga Rp90.000 menjadi Rp107.000 per tabung.
Merespons kenaikan tersebut, Chico meminta para pelaku usaha mulai dari skala hotel hingga restoran untuk tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong atau panic buying.
Ia juga memberikan peringatan keras agar para pengusaha tetap menggunakan gas sesuai peruntukannya dan tidak beralih menggunakan LPG subsidi 3 kg yang menjadi hak rakyat miskin.
“Kami mengimbau pelaku usaha untuk tetap patuh pada aturan penggunaan LPG subsidi dan tidak melakukan panic buying. Masyarakat dan pelaku usaha juga diharapkan bijak dalam penggunaan energi,” tegas Chico.
Baca Juga: Sudahi 'Drama' Aspal Rusak! Dinas Bina Marga DKI Bakal Rombak Jalan Kebon Sirih Pakai Beton
Stok Aman
Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo memastikan ketersediaan stok LPG di seluruh wilayah Jakarta masih terkendali.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas, distribusi gas ke agen maupun pangkalan di lima wilayah kota hingga Kepulauan Seribu terpantau normal.
“Berdasarkan pantauan di lapangan, stok LPG 5,5 kg dan 12 kg saat ini stabil, baik di tingkat agen maupun pangkalan,” pungkas Ratu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Strategi Baru MA Lawan Korupsi: Gandeng KPK untuk Gembleng 200 Pimpinan Pengadilan
-
Iran Tegaskan Persatuan Nasional di Tengah Ketegangan dengan Amerika Serikat
-
Satu Komando Lawan Agresi: Balasan Menohok Iran atas Retorika Pecah Belah Donald Trump
-
Harga BBM di Vietnam Turun, Pemerintah Perpanjang Insentif Pajak Impor Hingga Juni 2026
-
KPAI Desak Pemerintah Terapkan Cukai Minuman Manis, Soroti Dampak Industri ke Anak
-
PBB Soroti Eksekusi Mati Kasus Narkoba di Singapura, Dinilai Tak Sejalan dengan HAM
-
Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir
-
Aktivis Palestina Alami Luka Serius Akibat Taser Polisi dan Palu Saat Gerebek Pabrik Senjata
-
China Desak Kamboja Berantas Tuntas Scam Center, Wang Yi: Harus Dihapus Sepenuhnya
-
Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland