- Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman dipanggil ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 27 April 2026, untuk menghadiri agenda pelantikan.
- Dudung menerima arahan tugas terkait pengendalian serta pengawasan program prioritas nasional yang menjadi tanggung jawab Kepala Staf Kepresidenan.
- Prajurit tersebut menyatakan kesiapannya menjalankan perintah Presiden Prabowo Subianto meskipun belum merinci posisi jabatan baru yang akan diembannya.
Suara.com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, mengonfirmasi dirinya dipanggil ke Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/4/2026), di tengah kabar reshuffle kabinet.
Dudung mengungkapkan bahwa ia dihubungi langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk menghadiri rangkaian pelantikan.
“Ya kemarin, tadi ditelepon oleh Letkol Teddy, Seskab, persiapan ke Istana jam 14.15 untuk gladi, jam 15.00 pelantikan,” kata Dudung kepada wartawan.
Meski begitu, Dudung belum mengungkap jabatan apa yang akan diembannya. Saat ditanya apakah dirinya akan menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), ia memilih irit bicara.
“Ya nanti kita lihat sebagai apa,” ujarnya singkat.
Isu yang beredar menyebut Dudung akan menggantikan Muhammad Qodari sebagai KSP. Menanggapi kemungkinan tersebut, Dudung tidak membenarkan maupun membantah.
Ia hanya memberi sinyal bahwa jika benar mendapatkan posisi baru, akan ada proses serah terima jabatan dalam waktu dekat.
“Ya mungkin nanti dalam waktu dekat diserahterimakan yang lama,” katanya.
Saat ditanya apakah dirinya akan mundur dari jabatan sebelumnya, Dudung menegaskan akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Cerita Dudung Ngaku Ditelepon Seskab Teddy ke Istana: Saya Prajurit, Harus Siap
“Nanti petunjuk Bapak Presiden saja,” ucapnya.
Lebih lanjut, Dudung mengungkap sempat menerima arahan terkait tugas KSP, yang berfokus pada pengendalian dan pengawasan program prioritas nasional.
“Ya arahannya bahwa tugas-tugas KSP sebagaimana mengendalikan, mengawasi kegiatan-kegiatan program prioritas nasional. Nanti saya jelaskan setelah dilantik,” tuturnya.
Terkait kesiapannya menerima jabatan baru, Dudung menegaskan komitmennya sebagai prajurit untuk menjalankan perintah negara.
“Oh saya prajurit, harus siap ya, apalagi perintah Presiden,” tegasnya.
Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Staf Kepresidenan saat ini, Muhammad Qodari, sebelum menghadiri panggilan ke Istana.
“Sudah, sudah,” kata Dudung.
Sementara itu, soal pertemuan empat mata dengan Presiden sebelumnya, Dudung belum bersedia mengungkap detail pembahasan.
“Ya nanti saja ya setelah ini, nanti saya akan bicara lagi,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
BPK Akan Proses Etik Pegawai yang Terseret Kasus Suap
-
Kapolda Riau Beri Nama Nona Seroja untuk Anak Gajah di Tesso Nilo, Apa Maknanya?
-
Bak Film Laga! Penipu di Duren Sawit Dikejar-kejar Massa usai COD Motor Pakai Uang Palsu Rp12 Juta
-
Kata Istana Soal Rencana Kantin Sekolah di Wilayah 3T Bakal Diubah Jadi Dapur MBG
-
Prabowo Perintahkan Kaji Ulang Buku Pelajaran, Tak Mau Siswa Indonesia Kalah dari Luar Negeri
-
Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
-
Damaikan Timur Tengah, Prabowo Disarankan Pakai Strategi Geopolitik Bung Karno
-
Polisi Buru Pelaku Utama Pendorong Pria hingga Tewas dari Lantai Dua Tempat Biliar
-
Pengeroyok Dico di Biliar Grogol Diciduk! Dua Pelaku Ternyata Masih Bocah di Bawah Umur
-
Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!