-
Turis Jerman meninggal dunia setelah tergigit ular cobra saat pertunjukan wisata di Mesir.
-
Polisi Jerman menyelidiki unsur kelalaian dalam atraksi pawang ular di hotel Hurghada.
-
Otoritas Mesir mengaku belum mengetahui adanya insiden maut yang menimpa wisatawan tersebut.
Suara.com - Kecerobohan dalam atraksi wisata satwa di Hurghada Mesir berujung maut bagi seorang turis Jerman.
Pria berusia 57 tahun tersebut kehilangan nyawa setelah racun ular masuk ke dalam sistem sarafnya.
Insiden tragis ini menjadi peringatan keras mengenai prosedur keamanan interaksi satwa liar di kawasan wisata.
Dikutip dari CNA, kejadian bermula saat korban menikmati hiburan pawang ular di sebuah hotel populer tepi Laut Merah.
Dua ekor reptil yang diidentifikasi sebagai kobra digunakan sebagai bagian utama dari pertunjukan tersebut.
Pihak kepolisian Bavaria menyatakan bahwa ular-ular tersebut sempat dikalungkan ke leher para penonton yang hadir.
Situasi berubah mencekam ketika reptil tersebut masuk ke dalam pakaian penonton atas arahan sang pawang.
"Pawang ular tersebut kemudian membiarkan salah satu ular merangkak ke dalam celana pria Jerman tersebut dan menggigit kakinya," ujar polisi Bavaria.
Efek racun yang sangat kuat membuat korban langsung menunjukkan gejala keracunan yang sangat serius di lokasi.
Baca Juga: Sadio Mane Ungkap Kunci Keberhasilan Senegal Melaju ke Final Piala Afrika 2025
Tim medis sempat melakukan tindakan resusitasi darurat sebelum melarikan korban ke rumah sakit terdekat.
Meskipun upaya penyelamatan telah dilakukan secara maksimal, nyawa pria asal distrik Unterallgaeu tersebut tidak tertolong.
Korban diketahui sedang menghabiskan waktu liburan bersama dua orang anggota keluarganya saat peristiwa berlangsung.
Otoritas hukum di Jerman kini tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Jaksa penuntut umum masih menunggu hasil uji toksikologi untuk memastikan jenis racun yang merusak organ tubuhnya.
Pernyataan resmi kepolisian menyebutkan bahwa korban mengalami tanda-tanda keracunan yang sangat jelas sesaat setelah serangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?