News / Nasional
Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat tiba di Bandara Kaisepo, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (13/1/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Wakil Presiden.
Baca 10 detik
  • Analis politik Boni Hargens mengapresiasi kebiasaan Wapres Gibran rutin turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
  • Gibran mendorong hilirisasi digital sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi nasional dan mencapai target visi Indonesia Emas 2045.
  • Survei LPI tahun 2025 menunjukkan mayoritas publik optimis terhadap kinerja Gibran sebagai wakil presiden dalam mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.

Hilirisasi digital adalah strategi transformasi ekonomi yang mendorong pengolahan dan pemanfaatan aset digital secara domestik, alih-alih mengekspor data mentah atau bergantung pada platform asing. Ini mencakup pengembangan ekosistem teknologi lokal, startup digital, kecerdasan buatan, dan infrastruktur data nasional yang berdaulat.

Boni Hargens dengan tegas menyatakan bahwa peran Wapres Gibran sangat strategis dalam mendukung Presiden Prabowo mewujudkan visi Asta Cita.

Menurutnya, Gibran bukan sekadar pelengkap dalam struktur pemerintahan, melainkan elemen aktif yang memberikan kontribusi substantif, khususnya dalam menjangkau segmen masyarakat yang lebih muda dan dinamis.

Boni Hargens melihat adanya sinergi yang kuat antara kepemimpinan Prabowo yang tegas dan energi muda Gibran yang progresif, sebuah kombinasi yang dibutuhkan Indonesia saat ini.

Sekitar 70-an persen responden survei LPI pada tahun 2025 lalu menyatakan yakin dan optimis terhadap kontribusi Gibran dalam pemerintahan.

"Angka ini mencerminkan tingkat kepercayaan publik yang relatif tinggi, mengingat Gibran adalah wapres termuda dalam sejarah Indonesia. Hasil survei ini menjadi bukti empiris bahwa ekspektasi masyarakat terhadap kinerja Gibran terus terjaga, bahkan meningkat seiring dengan berjalannya waktu," kata dia.

Data survei Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menunjukkan tingkat kepercayaan dan optimisme publik yang signifikan terhadap kinerja dan kontribusi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Mayoritas responden menyatakan keyakinan dan optimisme terhadap kontribusi Gibran.

"Angka ini mencerminkan fondasi kepercayaan publik yang kuat, dan menjadi modal sosial penting bagi keberlanjutan program-program pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan. Angka ini sebagai validasi demokratis atas kinerja yang sudah ditunjukkan di lapangan," tutur dia.

Lebih lanjut, Boni Hargens mengatakan Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan, melainkan sebuah peta jalan transformasi bangsa yang ambisius.

Baca Juga: Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya

Menurut dia, di situlah peran Wapres Gibran menjadi krusial, membawa semangat, inovasi, dan perspektif generasi baru ke dalam jantung pengambilan keputusan nasional.

"Kami meyakini bahwa Gibran memiliki potensi besar untuk berakselerasi bersama jajaran kabinet dalam mewujudkan agenda-agenda besar Asta Cita. Energi dan perspektif segarnya memungkinkan pendekatan yang lebih inovatif dalam memecahkan persoalan-persoalan lama yang selama ini stagnan. Ia mampu menjadi katalisator perubahan di dalam birokrasi yang kadang lamban bergerak," terang dia.

Tak hanya itu, Boni Hargens mengatakan semangat muda Gibran bisa dinilai sebagai pelengkap yang ideal bagi kepemimpinan Presiden Prabowo yang tegas dan berpengalaman.

Kombinasi ini menciptakan keseimbangan antara ketegasan strategis dan fleksibilitas inovatif, dua hal yang sama-sama dibutuhkan dalam memimpin Indonesia menuju cita-cita 2045 di tengah kompleksitas tantangan global.

"Kehadiran Gibran sebagai Wapres termuda dalam sejarah Indonesia membawa sinyal kuat bahwa bangsa ini siap menyambut kepemimpinan generasi baru. Boni Hargens menekankan bahwa hal ini bukan sekadar prestise, melainkan sebuah kebutuhan struktural, Indonesia memerlukan pemimpin yang lahir dan tumbuh bersama era digital untuk memandu transformasi menuju 2045," pungkas Boni Hargens.

Load More