- Analis politik Boni Hargens mengapresiasi kebiasaan Wapres Gibran rutin turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
- Gibran mendorong hilirisasi digital sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi nasional dan mencapai target visi Indonesia Emas 2045.
- Survei LPI tahun 2025 menunjukkan mayoritas publik optimis terhadap kinerja Gibran sebagai wakil presiden dalam mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hilirisasi digital adalah strategi transformasi ekonomi yang mendorong pengolahan dan pemanfaatan aset digital secara domestik, alih-alih mengekspor data mentah atau bergantung pada platform asing. Ini mencakup pengembangan ekosistem teknologi lokal, startup digital, kecerdasan buatan, dan infrastruktur data nasional yang berdaulat.
Boni Hargens dengan tegas menyatakan bahwa peran Wapres Gibran sangat strategis dalam mendukung Presiden Prabowo mewujudkan visi Asta Cita.
Menurutnya, Gibran bukan sekadar pelengkap dalam struktur pemerintahan, melainkan elemen aktif yang memberikan kontribusi substantif, khususnya dalam menjangkau segmen masyarakat yang lebih muda dan dinamis.
Boni Hargens melihat adanya sinergi yang kuat antara kepemimpinan Prabowo yang tegas dan energi muda Gibran yang progresif, sebuah kombinasi yang dibutuhkan Indonesia saat ini.
Sekitar 70-an persen responden survei LPI pada tahun 2025 lalu menyatakan yakin dan optimis terhadap kontribusi Gibran dalam pemerintahan.
"Angka ini mencerminkan tingkat kepercayaan publik yang relatif tinggi, mengingat Gibran adalah wapres termuda dalam sejarah Indonesia. Hasil survei ini menjadi bukti empiris bahwa ekspektasi masyarakat terhadap kinerja Gibran terus terjaga, bahkan meningkat seiring dengan berjalannya waktu," kata dia.
Data survei Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) menunjukkan tingkat kepercayaan dan optimisme publik yang signifikan terhadap kinerja dan kontribusi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Mayoritas responden menyatakan keyakinan dan optimisme terhadap kontribusi Gibran.
"Angka ini mencerminkan fondasi kepercayaan publik yang kuat, dan menjadi modal sosial penting bagi keberlanjutan program-program pemerintahan Prabowo-Gibran ke depan. Angka ini sebagai validasi demokratis atas kinerja yang sudah ditunjukkan di lapangan," tutur dia.
Lebih lanjut, Boni Hargens mengatakan Indonesia Emas 2045 bukan sekadar slogan, melainkan sebuah peta jalan transformasi bangsa yang ambisius.
Baca Juga: Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya
Menurut dia, di situlah peran Wapres Gibran menjadi krusial, membawa semangat, inovasi, dan perspektif generasi baru ke dalam jantung pengambilan keputusan nasional.
"Kami meyakini bahwa Gibran memiliki potensi besar untuk berakselerasi bersama jajaran kabinet dalam mewujudkan agenda-agenda besar Asta Cita. Energi dan perspektif segarnya memungkinkan pendekatan yang lebih inovatif dalam memecahkan persoalan-persoalan lama yang selama ini stagnan. Ia mampu menjadi katalisator perubahan di dalam birokrasi yang kadang lamban bergerak," terang dia.
Tak hanya itu, Boni Hargens mengatakan semangat muda Gibran bisa dinilai sebagai pelengkap yang ideal bagi kepemimpinan Presiden Prabowo yang tegas dan berpengalaman.
Kombinasi ini menciptakan keseimbangan antara ketegasan strategis dan fleksibilitas inovatif, dua hal yang sama-sama dibutuhkan dalam memimpin Indonesia menuju cita-cita 2045 di tengah kompleksitas tantangan global.
"Kehadiran Gibran sebagai Wapres termuda dalam sejarah Indonesia membawa sinyal kuat bahwa bangsa ini siap menyambut kepemimpinan generasi baru. Boni Hargens menekankan bahwa hal ini bukan sekadar prestise, melainkan sebuah kebutuhan struktural, Indonesia memerlukan pemimpin yang lahir dan tumbuh bersama era digital untuk memandu transformasi menuju 2045," pungkas Boni Hargens.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar