- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menanggapi pernyataan Jusuf Kalla mengenai peran besarnya dalam perjalanan karier politik Joko Widodo.
- Gibran menghormati Jusuf Kalla sebagai mentor, tokoh berpengalaman, serta panutan dalam menangani berbagai dinamika politik dan perdamaian nasional.
- Gibran menyatakan keterbukaan menerima kritik dan evaluasi dari Jusuf Kalla terkait perannya bagi karier politik Presiden ke-7 RI.
Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan tanggapan terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), yang menyinggung peran besarnya dalam perjalanan karier politik Joko Widodo (Jokowi).
Dalam pernyataannya, Gibran menegaskan posisi Jusuf Kalla sebagai sosok yang sangat ia hormati di kancah politik nasional.
Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pandangannya terhadap Jusuf Kalla saat berada di sela-sela agenda kunjungan kerja di wilayah timur Indonesia.
Gibran mengakui bahwa JK merupakan figur yang memiliki jam terbang tinggi, terutama dalam menavigasi dinamika politik serta menangani berbagai persoalan krusial di tanah air, termasuk isu perdamaian.
"Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik," kata Gibran saat memberikan keterangan usai meninjau RSUD Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (22/4/2026).
Penilaian Gibran terhadap Jusuf Kalla tidak hanya sebatas hubungan profesional antara politisi muda dan senior. Gibran melihat sosok yang akrab disapa JK tersebut sebagai figur teladan bagi generasi penerus.
Selain itu, Gibran menyatakan keterbukaannya terhadap segala bentuk kritik maupun evaluasi yang datang dari Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) tersebut.
"Jadi Beliau (JK) itu adalah teladan untuk kita semua dan ya, saya sangat berterima kasih sekali untuk masukan-masukan dan juga evaluasi dari Pak JK," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Lebih lanjut, Gibran mengungkapkan kekagumannya secara personal kepada pria asal Bone, Sulawesi Selatan tersebut. Mengingat rekam jejak JK yang pernah mendampingi ayahnya, Joko Widodo, sebagai Wakil Presiden pada periode 2014-2019, Gibran tidak ragu menyebut JK sebagai tokoh panutan.
Baca Juga: Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang
"Pak JK itu idola saya," katanya menambahkan.
Pernyataan yang disampaikan Gibran ini merupakan respons langsung terhadap keterangan pers yang diberikan Jusuf Kalla beberapa waktu lalu.
Dalam keterangannya, JK membeberkan sejarah panjang keterlibatannya dalam mendukung karier politik Jokowi, mulai dari tingkat daerah hingga mencapai kursi kepresidenan sebagai Presiden ke-7 RI.
Jusuf Kalla mengungkapkan bahwa dirinya memiliki peran strategis saat Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.
JK menyebutkan bahwa dirinya yang menyerahkan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta tahun 2012 silam. Langkah tersebut dinilai sebagai titik balik yang membawa Jokowi ke panggung politik nasional.
Tidak hanya sampai di situ, JK juga mengklaim bahwa terpilihnya Jokowi sebagai Presiden ke-7 RI tidak lepas dari peran serta dan dukungannya. Menurut JK, dinamika politik pada masa itu menempatkan dirinya sebagai jembatan penting bagi langkah politik Jokowi menuju Istana Negara.
Keterlibatan JK dalam pemerintahan Jokowi semakin erat ketika ia terpilih menjadi Wakil Presiden mendampingi Jokowi pada periode pertama pemerintahan (2014-2019).
JK mengaku bahwa pada saat itu, ia mendapatkan mandat khusus dari Megawati Soekarnoputri untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Saat mendampingi Jokowi sebagai Wakil Presiden Ke-12 pada periode pemerintahan 2014-2019, JK mengaku diminta Megawati untuk menjadi pembimbing Jokowi.
Berita Terkait
-
Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
Setahun Aksi Gruduk Rumah Jokowi, Rustam Klaim Dukungan Publik Menguat
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat
-
Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar
-
DFSK E5 Plus Kantongi 1.100 Pemesanan Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026
-
5 Hair Mask untuk Merawat Rambut Diwarnai agar Tetap Sehat dan Cerah
-
Pesan Sahroni ke Kuntadi Usai Jadi Jampidsus: Jangan Main Mata Terkait Kasus Febrie
-
Dedi Mulyadi Kalah di PTUN, SK UMSK Jabar Harus Dicabut
-
Huawei MatePad Pro Max Meluncur, Tantang Dominasi Laptop dengan AI PC-Level dan Desain Tertipis
-
4 Cushion Proteksi SPF 50 Solusi Anti-Ribet Touch-Up saat Aktivitas Outdoor
-
Bantu Persiapan Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, John Herdman Angkat Topi untuk Bali United