- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau RSUD Kabupaten Sorong pada Rabu serta menyatakan kekagumannya terhadap Jusuf Kalla.
- Gibran mengakui Jusuf Kalla sebagai mentor dan teladan atas kontribusi besarnya dalam politik nasional maupun penyelesaian konflik.
- Pernyataan tersebut merespons klaim Jusuf Kalla mengenai perannya dalam mengusulkan dan membimbing Joko Widodo hingga menjabat presiden.
Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan pandangannya terhadap Jusuf Kalla usai mencuat pernyataan JK terkait perannya dalam perjalanan politik Joko Widodo. Gibran menegaskan sosok JK sebagai figur senior yang memiliki pengaruh besar, baik dalam politik nasional maupun upaya penyelesaian konflik di berbagai daerah.
Pernyataan itu disampaikan Gibran saat memberikan keterangan kepada media usai meninjau RSUD Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu. Ia menilai pengalaman panjang JK menjadi alasan kuat dirinya menjadikan tokoh tersebut sebagai panutan.
"Pak JK itu senior saya. Pak JK itu mentor juga. Beliau sudah sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusinya untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik," kata Gibran.
Menurut Gibran, peran JK tidak hanya terlihat dalam sejarah politik nasional, tetapi juga sebagai sosok yang memberikan arahan dan evaluasi bagi generasi pemimpin saat ini. Ia bahkan menyebut Ketua Umum PMI itu sebagai teladan.
"Jadi Beliau (JK) itu adalah teladan untuk kita semua dan ya, saya sangat berterima kasih sekali untuk masukan-masukan dan juga evaluasi dari Pak JK," ujarnya.
Putra sulung Presiden Jokowi itu juga secara terbuka menyebut JK sebagai idolanya.
"Pak JK itu idola saya," katanya menambahkan.
Pernyataan Gibran muncul sebagai respons atas keterangan JK sebelumnya yang menyinggung perannya dalam mengantar Jokowi ke panggung politik nasional. JK mengungkap bahwa dirinya pernah mengusulkan nama Jokowi kepada Megawati Soekarnoputri untuk maju dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta.
Selain itu, JK juga menyebut dirinya memiliki kontribusi dalam perjalanan Jokowi hingga menjadi Presiden ke-7 RI. Bahkan saat menjabat sebagai Wakil Presiden periode 2014–2019, JK mengaku diminta Megawati untuk membimbing Jokowi dalam menjalankan pemerintahan.
Baca Juga: Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya
Dinamika pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana relasi antar tokoh nasional turut membentuk perjalanan politik Indonesia, sekaligus mempertegas posisi JK sebagai salah satu figur berpengaruh lintas generasi.
Berita Terkait
-
Gibran Respons Klaim Jusuf Kalla Soal Karier Politik Jokowi: Pak JK Itu Idola Saya
-
Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
JK Meledak di Tengah Polemik Ijazah Jokowi dan Laporan Polisi, Apa yang Sedang Terjadi?
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim
-
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta
-
Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
-
Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran
-
Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah
-
Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026
-
ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.
-
4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay
-
Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat
-
Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan