-
Polisi menangkap James Lawhead Jr pelaku pembunuhan Cindy Wanner setelah buron selama 30 tahun.
-
Tersangka menggunakan identitas palsu Vincent Reynolds untuk bersembunyi di wilayah Arizona.
-
Kecanggihan teknologi DNA dan pengenal wajah menjadi kunci pengungkapan kasus dingin tahun 1991.
Suara.com - Kasus hilangnya Cindy Wanner dari kediaman adiknya di Granite Bay akhirnya mencapai titik terang setelah 33 tahun menjadi misteri.
Pihak berwenang berhasil mengidentifikasi James Lawhead Jr sebagai tersangka utama melalui kecocokan data genetika terbaru.
Pelaku diketahui sempat menghilangkan jejak sepenuhnya sejak tahun 2005 sebelum akhirnya terlacak di wilayah Arizona.
Penangkapan ini mengakhiri penantian panjang keluarga korban yang ditinggalkan sejak insiden tragis pada tahun 1991 silam.
Detektif memanfaatkan teknologi forensik termutakhir untuk memproses bukti terakhir yang tersisa dari tempat kejadian perkara.
“Kami mengeksplorasi semua kemungkinan tentang apa yang bisa terjadi, apakah dia masih hidup dengan identitas palsu, apakah dia telah meninggalkan negara ini, atau apakah dia bahkan sudah meninggal,” ujar Sheriff Placer County, Wayne Woo.
Tersangka ternyata tinggal di Bullhead City dengan menggunakan nama samaran Vincent Reynolds untuk mengelabui petugas.
Pelarian pria berusia 64 tahun tersebut terdeteksi berkat sistem pengenal wajah milik Departemen Transportasi Arizona.
Saat penggeledahan dilakukan, polisi menemukan senjata api, uang tunai sejumlah 15.000 dolar, dan sebuah ponsel rahasia.
Baca Juga: Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap
Lawhead kini harus menghadapi tuntutan berat atas tindakan kriminal luar biasa berupa penculikan dan pembunuhan berencana.
“Penangkapan ini adalah pengingat kuat bahwa waktu tidak menghapus tanggung jawab, dan itu tidak mengurangi komitmen kami,” tegas Jaksa Wilayah Placer County, Morgan Gire.
Kakak tersangka, Terry Lawhead Steele, ikut diamankan di South Carolina karena diduga membantu menyembunyikan adiknya.
Penyidik menemukan bukti bahwa Steele memfasilitasi tempat tinggal Lawhead meskipun mengaku sudah puluhan tahun tidak berkomunikasi.
“Penangkapan-penangkapan ini mewakili langkah signifikan menuju keadilan bagi Cindy dan bagi keluarga yang telah menunggu jawaban selama beberapa dekade,” tulis pernyataan resmi Kantor Sheriff.
Polisi kini menelusuri kemungkinan adanya korban lain selama masa pelarian tersangka di sepanjang pantai barat Amerika.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil
-
Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang