-
Vladimir Putin memberikan pernyataan bahwa perang di Ukraina diprediksi akan segera berakhir.
-
Gencatan senjata tiga hari hasil kesepakatan Donald Trump menjadi momentum jeda perang.
-
Putin mengusulkan Gerhard Schroder sebagai mediator meskipun ditolak secara tidak resmi oleh Jerman.
Salah satu poin krusial dalam kesepakatan damai versi AS adalah pelaksanaan pertukaran tawanan skala besar.
Putin mengaku hingga saat ini pihak Ukraina belum memberikan respons teknis terkait prosedur pertukaran tersebut.
"Kami mengandalkan pihak Ukraina untuk menanggapi proposal yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat. Sayangnya, sejauh ini kami masih belum menerima proposal apa pun," katanya.
Rusia menegaskan kesiapan untuk berdialog tatap muka dengan Presiden Volodymyr Zelenskyy di masa depan.
Pertemuan tingkat tinggi itu hanya akan terjadi jika draf perdamaian jangka panjang telah disepakati kedua pihak.
Sinyal berakhirnya perang ini disampaikan Putin di sela-sela peringatan Hari Kemenangan Uni Soviet atas Nazi.
Parade militer tahun ini tampil jauh lebih sederhana tanpa pameran alutsista berat seperti tahun-tahun sebelumnya.
Fokus Kremlin kini terbagi antara penyelesaian isu Ukraina dan kekhawatiran meluasnya konflik di wilayah Iran.
Perang Ukraina sendiri telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi ujian terberat bagi stabilitas keamanan di Benua Eropa.
Baca Juga: Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
Gencatan senjata yang diinisiasi Washington menjadi titik balik penting bagi upaya diplomasi internasional dalam menghentikan pertumpahan darah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT