Kawanan monyet ekor panjang masuk ke pemukiman warga di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (ANTARA/Dokumentasi Warga Lembang/Yanti)
Baca 10 detik
- Malaria Knowlesi merupakan infeksi zoonotik akibat parasit Plasmodium knowlesi yang ditularkan nyamuk Anopheles dari monyet ke manusia.
- Penyakit ini memiliki siklus replikasi cepat yang menyebabkan kondisi pasien memburuk drastis dalam waktu singkat sejak gejala muncul.
- Masyarakat harus segera ke rumah sakit untuk diagnosis PCR dan pengobatan anti-malaria guna mencegah dampak infeksi berat.
Mengingat masa inkubasi penyakit ini berkisar antara 1-2 minggu setelah gigitan, pencegahan adalah perlindungan terbaik.
Berikut tipsnya:
- Gunakan Kelambu: Selalu gunakan kelambu berinsektisida saat tidur di hutan, base camp, atau rumah di pinggir hutan.
- Oleskan Repelen: Gunakan lotion anti-nyamuk yang mengandung DEET 20-30%, picadirin, atau IR3535 pada area kulit terbuka.
- Pakaian Tertutup: Gunakan baju lengan panjang dan celana panjang berwarna terang saat berada di area hutan.
- Hindari Jam Aktif Nyamuk: Nyamuk Anopheles paling aktif pada waktu petang, malam hari, hingga fajar.
- Cek Medis Segera: Jika Anda mengalami demam dalam kurun waktu kurang dari 4 minggu setelah berkunjung ke hutan, segera datang ke puskesmas atau RS terdekat.
Meski berbahaya, Dr. Inke menekankan agar masyarakat tidak perlu panik berlebihan. Nyamuk pembawa parasit ini umumnya tidak ditemukan di kawasan perkotaan maupun kebun binatang, sehingga risiko penularan di area tersebut sangat rendah.
Reporter: Cornelius Juan Prawira
Komentar
Berita Terkait
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
Cara Mencegah DBD Sejak Dini, Terapkan 5 Kebiasaan Sederhana Ini
-
Waspada Masa Pancaroba: Kasus DBD Melonjak Tajam, Ini Cara Tepat Mencegahnya di Rumah
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar
-
Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran
-
Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun
-
Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran
-
Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?