- Oknum anggota DPRD Fakfak berinisial TR digerebek warga saat bersama seorang bidan di rumah kos, Jumat (15/5/2026).
- Rekaman video penggerebekan yang menunjukkan tindakan asusila tersebut memicu kemarahan serta kekecewaan masyarakat luas di media sosial.
- Pihak berwenang dan institusi terkait belum memberikan pernyataan resmi maupun tindakan lanjut atas skandal oknum anggota dewan tersebut.
Suara.com - Sejumlah warga Kabupaten Fakfak mendadak gempar. Sebuah video amatir yang merekam aksi penggerebekan diduga melibatkan seorang oknum Anggota DPRD Kabupaten Fakfak dari fraksi Partai Golkar kini tengah menjadi buah bibir di media sosial.
Oknum wakil rakyat berinisial TR, yang diketahui berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3. Ia disebut tertangkap basah tengah berduaan di sebuah kamar kos dengan seorang wanita yang diduga bukan pasangan sahnya.
Ironisnya, wanita tersebut dikabarkan berprofesi sebagai tenaga medis.
"Wanita yang bersama oknum anggota dewan tersebut diduga kuat merupakan seorang tenaga kesehatan (bidan) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak yang statusnya masih memiliki suami sah," tulis akun @neVerAl0nely___ dikutip Jumat (15/5/2026).
Detik-detik Penggerebekan yang Ricuh
Berdasarkan rekaman video yang beredar luas pada Jumat (15/05/2026), ketegangan memuncak saat sejumlah orang mendatangi sebuah rumah kos.
Suasana berubah menjadi ricuh sesaat setelah pintu kamar dibuka paksa.
Emosi pihak keluarga dan warga yang melakukan penggerebekan tak terbendung.
Sambil meluapkan amarah, mereka merekam wajah sang anggota dewan yang saat itu menggunakan kaos berwarna kuning untuk dijadikan bukti kuat atas tindakan asusila tersebut.
Baca Juga: Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi
Dalam video itu, oknum DPRD tersebut tampak panik. Ia berusaha menutupi wajahnya guna menghindari sorotan kamera.
Sementara itu, sang wanita terlihat sangat terpukul dan ketakutan, meringkuk di sudut ruangan saat aksinya terbongkar.
Respon Tetangga
Hingga berita ini diturunkan, motif keberadaan oknum anggota dewan di lokasi tersebut masih menjadi tanda tanya besar.
Namun, warga di sekitar lokasi mengaku sangat terkejut dengan insiden ini.
"Kami kaget sekali, tiba-tiba ada ramai-ramai. Ternyata ada penggerebekan. Sangat disayangkan jika benar itu wakil rakyat kami," ujar salah satu tetangga kos.
Kejadian ini pun memicu gelombang kekecewaan di jagat maya. Masyarakat Fakfak menyayangkan tindakan tak terpuji tersebut, mengingat sosok TR merupakan anggota dewan yang seharusnya menjadi teladan bagi konstituennya.
Hingga saat ini, baik Badan Kehormatan (BK) DPRD Fakfak maupun instansi tempat bidan tersebut bertugas belum memberikan pernyataan resmi atau tindakan lanjut terkait skandal yang mencoreng institusi legislatif tersebut.
Berita Terkait
-
Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat
-
Dede Sunandar Akui Selingkuh dan KDRT: Lagi di Atas Angin, Kelupaan, Khilaf
-
Suka Filing for Love? 6 Drama Perselingkuhan Kantor yang Bikin Geregetan!
-
Tak Cukup Minta Maaf usai Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember Harus Diberi Sanksi
-
Viral Kepergok Main Game dan Merokok Saat Rapat, Anggota DPRD Jember Minta Maaf: Saya Khilaf
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis