News / Nasional
Sabtu, 16 Mei 2026 | 17:50 WIB
Titiek Soeharto dan Prabowo Subianto (Instagram)
Baca 10 detik
  • Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, pada Sabtu, 16 Mei 2026.
  • Presiden melontarkan candaan kepada Titiek Soeharto dan beberapa menteri pengusaha terkait fluktuasi nilai tukar mata uang dolar.
  • Presiden menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional tetap kuat dan mengimbau para pemimpin untuk fokus bekerja bagi rakyat.

Suara.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melemparkan kelakar kepada mantan istrinya yang juga Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto.

Hal ini disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di acara peremsian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Candaan tersebut bermula saat Presiden Prabowo membahas mengenai stabilitas ekonomi nasional dan nilai tukar dolar.

Prabowo meminta masyarakat di pedesaan untuk tidak khawatir dengan fluktuasi dolar selama pilar keuangan negara masih menunjukkan optimisme.

"Purbaya sekarang populer banget Purbaya itu. Selama Purbaya bisa senyum tenang aja nggak usah kau kuatir itu. Mau dolar berapa ribu kek kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar dibilang kan," ujar Prabowo.

Ia kemudian melanjutkan kelakarnya dengan menyebut bahwa pihak yang paling pusing dengan kenaikan dolar adalah mereka yang sering bepergian ke luar negeri, sembari menunjuk ke arah Titiek Soeharto.

"Yang pusing yang itu, yang suka ke luar negeri hayo siapa ini? Mbak Titiek ini pusing ini," seloroh Prabowo.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melemparkan kelakar kepada mantan istrinya yang juga Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto. (Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan)

Prabowo juga melakukan "absen" terhadap sejumlah menterinya yang memiliki latar belakang pengusaha, seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.

"Mana lagi ini yang menteri tapi pengusaha, coba aku cek di mana ini? Trenggono! Ah Trenggono! Ah udah nggak ke luar negeri, oh kau ke pulau-pulau Ika... oke oke oke oke. Lutfan! Tapi nggak dia udah botak nggak apa-apa lu duduk aja di situ. Ah Anin, Anin lu pusing boleh, lu ketua pengusaha lu Kadin," tuturnya.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Meski penuh candaan, Presiden menegaskan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan meminta para pemimpin untuk tetap fokus bekerja demi rakyat.

"Percaya ekonomi kita kuat, fundamental kita kuat. Orang mau ngomong apa ya, mau apa, Indonesia kuat. Percaya kepada kekuatan kita. Percaya kepada rakyat kita. Semua pemimpin harus bekerja untuk rakyat," tegasnya.

Load More