News / Internasional
Minggu, 17 Mei 2026 | 09:53 WIB
Kecelakaan maut kereta dan bus di pusat Bangkok memicu perhatiaan dunia internasional khususnya di Indonesia yang beberapa waktu lalu juga dihantam tragedi maut di Stasiun Bekasi Timur. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Media Thairath melaporkan empat perlintasan kereta api di pusat kota Bangkok memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan maut.
  • Kepadatan lalu lintas di area seperti Asok-Din Daeng sering menyebabkan kendaraan terjebak hingga berhenti tepat di atas rel.
  • Pakar menilai infrastruktur perlintasan di Bangkok tidak mampu lagi menampung volume kendaraan yang terus meningkat setiap harinya.

Suara.com - Kecelakaan maut kereta dan bus di pusat Bangkok memicu perhatiaan dunia internasional khususnya di Indonesia yang beberapa waktu lalu juga dihantam tragedi maut di Stasiun Bekasi Timur.

Menurut ulasan salah satu media di Bangkok, Thailand, sumber utama kecelakaan maut itu disebabkan perlintasan kereta yang rawan.

Sejumlah perlintasan kereta api di ibu kota Thailand itu dinilai rawan kecelakaan dan kemacetan parah.

Media Thailand Thairath melaporkan sedikitnya ada empat titik perlintasan rel di jalan utama Bangkok yang selama ini dikenal berisiko tinggi.

Lokasi-lokasi tersebut berada di kawasan padat kendaraan dan sering mengalami antrean panjang saat kereta melintas.

Salah satu titik paling disorot adalah perlintasan kereta di kawasan Asok-Din Daeng dekat Stasiun Makkasan.

Sedikitnya delapan orang tewas dan 35 lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah kereta barang menabrak bus umum di pusat Bangkok, Thailand, Sabtu (16/5/2026) sore waktu setempat. [Istimewa]

Lokasi ini berada di antara persimpangan Rama 9 dan Asok-Phetchaburi yang setiap hari dipadati kendaraan.

Kemacetan panjang di area tersebut sering membuat kendaraan berhenti tepat di atas rel kereta.

Dalam beberapa kasus, pengendara bahkan nekat menerobos palang pintu karena terburu-buru atau terjebak kepadatan lalu lintas.

Baca Juga: Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan

Selain Asok-Din Daeng, titik rawan lainnya berada di Jalan Rama VI dekat Rumah Sakit Vichaiyut dan Kementerian Keuangan Thailand.

Kawasan ini dikenal mengalami kepadatan tinggi terutama saat jam sibuk pagi dan sore hari.

Perlintasan berikutnya berada di Jalan Phaya Thai yang terletak di bawah jalur BTS dekat Stasiun Phaya Thai.

Tingginya aktivitas kendaraan dan pejalan kaki membuat kawasan tersebut menjadi salah satu titik paling sibuk di Bangkok.

Sementara itu, perlintasan rel di Jalan Ratchaprarop juga masuk daftar lokasi berisiko tinggi.

Jalur tersebut berada di lintasan kereta timur Bangkok dan menjadi salah satu titik kemacetan utama di pusat kota.

Load More