- MPR RI merespons keluhan publik terkait dugaan ketidakadilan juri pada Lomba Cerdas Cermat yang dialami siswi Josepha Alexandra.
- Wakil Ketua MPR Abcandra Muhammad Akbar berencana menawarkan posisi Duta LCC kepada Josepha sebagai bentuk apresiasi bagi siswi tersebut.
- Tim MPR dijadwalkan terbang ke Pontianak pada 19 Mei 2026 untuk menyampaikan tawaran resmi sekaligus meminta kesediaan Josepha secara langsung.
Suara.com - MPR RI merespons cepat aspirasi publik terkait insiden yang menimpa Josepha Alexandra, siswi SMA Negeri 1 Pontianak yang viral karena diduga menjadi korban ketidakadilan juri dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
Pimpinan MPR berencana menawarkan peran sebagai "Duta LCC" kepada Josepha.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar Supratman, dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
Abcandra mengungkapkan bahwa tim dari MPR RI akan segera bertolak ke Kalimantan Barat untuk menemui Josepha secara langsung guna menyampaikan tawaran tersebut.
"Besok pimpinan Badan Sosialisasi dengan Kesekjenan akan terbang ke Pontianak dan mudah-mudahan juga Adik Josepha, karena ini salah satu aspirasi dari teman-teman juga menginginkan agar Adik Josepha bisa menjadi duta LCC," ujar Abcandra.
Menurutnya, rencana ini merupakan bentuk akomodasi terhadap saran dan aspirasi masyarakat yang merasa simpati atas perjuangan Josepha di ajang LCC tersebut. Tawaran ini akan disampaikan secara resmi oleh pihak kesekjenan.
"Jadi besok dari kesekjenan akan menyampaikan hal tersebut, mudah-mudahan bisa diterima," tambahnya.
Kendati begitu, Abcandra mengklarifikasi bahwa kedatangan tim MPR ke Pontianak besok bukan untuk melakukan prosesi penobatan secara langsung, melainkan untuk meminta kesediaan siswi berprestasi tersebut.
"Bukan penobatan, tapi akan kita sampaikan apakah yang bersangkutan berkenan. Kemudian, ya, kemudian juga beberapa hal yang tadi sudah disampaikan," jelas Abcandra saat ditanya mengenai agenda di Pontianak esok hari.
Baca Juga: Robohnya Pilar Keadilan di LCC MPR RI: Saat Juri Gagal Menjadi Teladan
Sebelumnya, nama Josepha Alexandra menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah potongan video Final LCC Empat Pilar tingkat Kalbar menunjukkan adanya ketidakadilan dalam penilaian juri.
Banyak pihak menilai Josepha telah memberikan jawaban yang benar, namun dianulir oleh dewan juri, yang kemudian memicu gelombang dukungan luas bagi siswi tersebut agar mendapatkan keadilan.
Berita Terkait
-
MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Penolakan LCC Ulang oleh SMAN 1 Pontianak dan Versi Lite Pemberontakan Kaum Pintar
-
Robohnya Pilar Keadilan di LCC MPR RI: Saat Juri Gagal Menjadi Teladan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi
-
Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan
-
Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan