- Jateng Media Summit 2026 akan diselenggarakan di Semarang pada 21 Mei 2026 untuk mengumpulkan pengelola media Jawa Tengah.
- Gubernur Ahmad Luthfi mendukung transformasi media digital guna memperkuat kolaborasi strategis dalam pembangunan daerah dan hubungan masyarakat.
- CEO Arkadia Digital Media Suwarjono mendorong inovasi bisnis media untuk menangkal hoaks serta mengurangi ketergantungan pada pendapatan iklan konvensional.
Suara.com - Gelaran Jateng Media Summit (JMS) 2026 akan berlangsung di Semarang, Kamis (21/5/2026).
Acara yang menjadi ajang kumpul pengelola media di Jawa Tengah ini mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang menekankan pentingnya transformasi media di era digital untuk berkontribusi pada pembangunan daerah.
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa saat ini adalah momentum bagi media untuk berubah. Ia bahkan telah menginstruksikan jajaran kedinasan di Pemprov Jateng untuk memperkuat fungsi hubungan masyarakat (public relation) dan menjalin kolaborasi yang erat dengan media.
"Ya memang saatnya berubah, di tempat kita sudah saya arahkan, Dinas harus punya public relation, harus punya kerjasama dengan media," ujar Luthfi saat menerima audiensi dari panitia JMS 2026 di ruang kerjanya pada Rabu (20/5/2026).
Ia berharap forum seperti JMS ini dapat mendorong media di wilayahnya untuk mengambil peran lebih aktif.
"Kegiatan ini saya dukung sekali, saya pengen media apapun di Jawa Tengah harus berkontribusi membangun daerah," tegasnya.
CEO PT Arkadia Digital Media Tbk sekaligus Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, dalam audiensi tersebut menyoroti adanya kesenjangan (gap) antara media lokal dan nasional.
Menurutnya, media harus segera bertransformasi, tidak hanya untuk berkembang bersama tetapi juga sebagai upaya krusial dalam menangkal hoaks.
"Temen-temen media harus berubah dan bertransformasi. Bagaimana menangkal hoak, bagaimana bisa berkembang bersama. Kalau medianya sehat, tentu informasinya juga sehat," jelas Suwarjono.
Baca Juga: Fadia Arafiq Mengaku Sedang Bersama Ahmad Luthfi Saat OTT, Begini Respons KPK
Salah satu isu krusial yang dibahas adalah ketahanan bisnis media. Suwarjono memperkenalkan program yang dirancang untuk membuka wawasan baru bagi pengelola media agar tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pendapatan iklan konvensional.
"Kami punya program, ada 1001 peluang media, Ini kita mulai kembangkan di daerah. Kami harapannya maju bareng-bareng," ungkapnya.
Suwarjono menambahkan, JMS di Semarang ini merupakan langkah awal dari rangkaian roadshow ke berbagai daerah. Setelah Jawa Tengah, acara serupa akan digelar di Jawa Timur, Jawa Barat, hingga Sumatera, dan puncaknya akan dikumpulkan dalam Local Media Summit berskala nasional di Jakarta.
Ketua Panitia Jateng Media Summit yang juga CEO Berita Jateng.tv, Nur Kholis, melaporkan bahwa acara ini diikuti oleh sekitar 100 peserta dari berbagai pengelola media di Jawa Tengah.
Menariknya, sekitar 30 persen dari peserta tersebut merupakan pengelola "homeless media" atau media berbasis digital.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan