- Otoritas Amerika Serikat mengidentifikasi Mansour Kaziha, Nader Awad, dan Amin Abdullah sebagai korban tewas dalam serangan masjid San Diego.
- Ketiga korban gugur saat berusaha menghentikan dua pelaku bersenjata yang menyerang kompleks Islamic Center pada hari Senin waktu setempat.
- Tindakan heroik ketiga korban berhasil menyelamatkan nyawa 140 anak di sekolah kompleks masjid sebelum pelaku akhirnya ditemukan tewas.
Suara.com - Pihak berwenang Amerika Serikat mengungkap identitas dua korban lain dalam serangan mematikan di Islamic Center San Diego, Amerika Serikat.
Dua korban tersebut adalah Mansour Kaziha dan Nader Awad.
Sebelumnya, keluarga dan kerabat juga telah mengidentifikasi korban ketiga, Amin Abdullah, seorang petugas keamanan masjid yang disebut bertindak heroik saat serangan terjadi.
Pejabat masjid menyatakan ketiga korban gugur ketika mencoba menghentikan dua pelaku bersenjata yang menyerang kompleks masjid pada Senin waktu setempat.
Ketua dewan pengurus masjid, Ahmed Shabaik, mengatakan Mansour Kaziha merupakan sosok yang sangat dihormati di komunitas tersebut.
Korban bekerja di masjid sejak pembangunannya pada era 1980-an.
“Dia adalah pilar masjid ini. Dia mengurus hampir semua kebutuhan harian masjid,” ujar Shabaik kepada Al Jazeera.
Selain mengelola toko suvenir di area masjid, Kaziha juga dikenal aktif menyiapkan hidangan berbuka puasa dan sahur selama Ramadan. Pria asal Suriah itu meninggalkan seorang istri dan lima anak dewasa.
Sementara itu, Nader Awad disebut langsung berlari menuju masjid setelah mendengar suara tembakan.
Baca Juga: Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir
Awad diketahui tinggal di seberang jalan kompleks masjid dan berusaha membantu jamaah saat insiden berlangsung.
Imam masjid, Taha Hassane, menyebut Awad sebagai anggota komunitas yang sangat taat beribadah.
“Setiap hari dia datang ke Islamic Center untuk salat berjamaah,” kata Hassane.
Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, menilai tindakan ketiga korban kemungkinan besar menyelamatkan nyawa sekitar 140 anak yang berada di sekolah dalam kompleks tersebut saat penyerangan terjadi.
Menurut Wahl, Amin Abdullah sempat terlibat baku tembak dengan pelaku dan menjalankan prosedur penguncian area dengan benar untuk memperlambat pergerakan penyerang.
Setelah Abdullah tewas, Awad dan Kaziha disebut mengalihkan perhatian pelaku ke area parkir hingga akhirnya kedua penyerang ditemukan tewas akibat luka tembak yang diduga dilakukan sendiri.
Berita Terkait
-
Gertakan atau Ancaman Nyata? Klaim Donald Trump Tunda Serangan Bikin Iran Ketar-ketir
-
Teror di Masjid San Diego, Aksi Heroik Marbot Menghadang Potensi Pembantaian Massal 2 Remaja
-
Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS
-
Tutup Pintunya! Kata-kata Terakhir Amin Abdullah Sebelum Dibunuh Pelaku Penembakan Masjid San Diego
-
Mati Syahid! Aksi Heroik Ayah 8 Anak Jadi Tameng Hidup Saat Penembakan Masjid San Diego
Terpopuler
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
- 5 Kipas Angin Sedingin AC Lebih Murah dan Irit Listrik
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan
-
Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari
-
OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi
-
Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo
-
Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli
-
Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita
-
Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500
-
Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi