News / Nasional
Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB
Petugas menunjukkan kerangka sepeda motor yang hangus terbakar saat olah TKP kebakaran rumah milik Parji (65) di Desa Ngampon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Minggu (31/5/2026). HO. Polres Blora. (Polres Blora)
Baca 10 detik
  • Kebakaran rumah milik Parji di Desa Ngampon, Blora, terjadi pada Minggu dini hari akibat korsleting listrik.
  • Api meludeskan bangunan kayu, kendaraan, dokumen, serta uang tunai milik korban dengan total kerugian Rp150 juta.
  • Kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengimbau warga rutin memeriksa instalasi listrik untuk mencegah risiko kebakaran serupa.

Suara.com - Nasib malang menimpa Parji (65), seorang warga Desa Ngampon, Kabupaten Blora. Uang tunai puluhan juta rupiah yang disimpan di dalam rumahnya hangus tak bersisa setelah jago merah mengamuk pada Minggu dini hari. Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik itu melumat habis bangunan kayu beserta seluruh harta benda di dalamnya.

Peristiwa pilu ini bermula saat keheningan subuh pecah oleh suara letupan misterius dari arah meteran listrik. Parsini, anak korban yang saat itu tengah terlelap, mendadak terbangun karena mendengar suara aneh yang menyerupai bambu terbakar.

Kasihumas Polres Blora, AKP Midiyono, menjelaskan bahwa api menyebar dengan sangat cepat karena material bangunan yang didominasi kayu. Saksi mata melihat meteran listrik sudah dikepung api sebelum merambat ke dinding rumah.

"Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar. Informasi kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas Desa Ngampon dan Polsek Jepon," ujarnya di Blora, Minggu.

Warga dan petugas gabungan sempat berjibaku memadamkan api, namun konstruksi rumah yang mudah terbakar membuat bangunan induk dan rumah gandok ludes dalam waktu singkat. Meski tidak ada korban jiwa, dampak kerugian materiil yang diderita korban sangat besar, terutama hangusnya uang tunai senilai Rp65 juta yang disimpan di dalam rumah.

Selain uang tunai, api juga melahap satu unit sepeda motor Honda Revo, sebuah sepeda ontel, serta dokumen-dokumen penting milik keluarga Parji.

"Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta," jelas Midiyono.

Tim identifikasi dari Polres Blora telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Di lokasi, petugas mengumpulkan sisa-sisa barang bukti yang memilukan, termasuk serpihan uang pecahan Rp100 ribu yang sudah menghitam dan kerangka besi kendaraan yang terpanggang.

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya pemeliharaan instalasi listrik secara berkala guna mencegah tragedi serupa terulang kembali.

Baca Juga: Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

"Warga juga diimbau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan serta segera memperbaiki instalasi yang rusak agar tidak menimbulkan risiko kebakaran," pungkas AKP Midiyono.

Load More