News / Internasional
Senin, 01 Juni 2026 | 13:45 WIB
Logo NASA. [Shutterstock]
Baca 10 detik
  • NASA merancang pangkalan permanen di Bulan menggunakan integrasi kecerdasan buatan serta armada drone untuk eksplorasi wilayah ekstrem.
  • Teknologi otonom akan memetakan area pendaratan dan membangun infrastruktur krusial secara mandiri sebelum kehadiran manusia di Bulan.
  • Proyek strategis ini bertujuan menyediakan sarana pendukung bagi astronot sebagai langkah awal menuju misi berawak ke Mars.

Suara.com - Badan antariksa Amerika Serikat, NASA, baru saja meluncurkan draf rencana revolusioner untuk membangun pangkalan permanen di Bulan dengan mengandalkan integrasi kecerdasan buatan (AI) dan armada drone canggih.

Teknologi AI ini diproyeksikan menjadi "otak" di balik operasi drone yang bertugas menjelajahi wilayah ekstrem serta memetakan area guna menentukan titik pendaratan paling aman bagi astronot.

Langkah ini menandai era baru dalam sejarah eksplorasi antariksa, di mana sistem otonom cerdas akan mengambil peran utama dalam pembangunan infrastruktur fisik sebelum manusia menetap di sana.

Otomasi Robotika di Wilayah Ekstrem

Rencana strategis ini dipaparkan langsung oleh Eksekutif Program Pangkalan Bulan NASA, Carlos Garcia-Galan, terkait pemanfaatan teknologi terkini di satelit alami Bumi tersebut.

Penggunaan AI dalam mengoperasikan drone dianggap sebagai solusi paling efisien untuk menjangkau medan Bulan yang sulit diakses oleh peralatan konvensional.

Keberadaan sistem cerdas ini memungkinkan pemetaan data yang jauh lebih presisi dibandingkan misi-misi luar angkasa pada dekade sebelumnya.

"Saya pikir AI akan sangat membantu kami dalam hal itu," kata Garcia-Galan dalam sebuah wawancara dengan RIA Novosti yang dipublikasikan pada Senin (1/6).

Pihak NASA menegaskan bahwa saat ini fokus utama mereka adalah mematangkan fungsionalitas drone agar mampu bekerja secara mandiri dalam kondisi lingkungan tanpa atmosfer.

Baca Juga: Jateng Media Summit 2026 Dorong Pemda Perkuat Strategi Digital untuk Tangkal Hoaks

Tiga Fase Menuju Hunian Luar Angkasa

Meskipun terdengar sangat canggih, NASA mengakui bahwa proyek besar ini masih berada pada tahap pengembangan sistem yang sangat awal.

Garcia-Galan menjelaskan bahwa pengembangan berbagai sistem pendukung saat ini masih melalui proses uji coba ketat dan penyempurnaan berkelanjutan.

"Kami masih berada di awal proses. Saat ini, kami sedang membangun sistem, menentukan jenis instrumen yang akan digunakan, dan drone yang dipakai saat ini hanyalah tahap awal," ungkapnya.

Langkah ini menyusul pengumuman resmi NASA pada Maret lalu mengenai cetak biru pembangunan bertahap pangkalan permanen tersebut.

Tahap pertama pembangunan akan diprioritaskan pada pengiriman kendaraan transportasi khusus serta pembangunan infrastruktur dasar yang sangat krusial.

Load More