- Polda Jawa Tengah menangkap mantan artis berinisial F karena terlibat sindikat penipuan daring internasional di Solo Baru.
- Tersangka F berperan meyakinkan korban melalui panggilan video untuk investasi kripto palsu sejak Juli 2025 hingga Mei 2026.
- Sindikat ini merugikan 133 korban dari berbagai negara dengan total nilai kerugian mencapai Rp 41,1 miliar.
F sendiri berciri-ciri tinggi badan 170 sentimeter. Dia berkulit putih dan mempunyai tato di leher serta tangan.
Markas Solo Baru dan Kerugian Rp 41 Miliar
Penyelidikan mendalam mengungkap jaringan ini telah beroperasi sejak Juli 2025 hingga Mei 2026.
Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, mereka berhasil menargetkan sekitar 5.000 orang dengan catatan setidaknya 133 orang telah menjadi korban investasi crypto palsu.
Total keuntungan yang diraup mencapai USD 2.327.625,85 atau setara dengan Rp 41,1 miliar.
"Jadi komplotan ini lebih dulu membangun kedekatan emosial dengan calon korban. Caranya pakai identitas palu serta membuat media sosial fiktif," kata Himawan.
Setelah korban merasa memiliki hubungan personal yang kuat dengan sang model atau akun fiktif tersebut, mereka akan diarahkan untuk menanamkan modal pada platform trading crypto tertentu.
Namun, platform tersebut sebenarnya adalah situs web palsu yang telah dimanipulasi sistemnya oleh tim IT sindikat ini.
"Mereka menjalankan penipuan secara terstruktur serta memanfaatkan kejiwaan korban. Jadi calon korban dibuat dekat dulu secara personal, baru mereka meminta transfer dana secara bertahap."
Baca Juga: Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering
Struktur Organisasi yang Rapi
Kesuksesan sindikat ini dalam mengeruk miliaran rupiah didukung oleh struktur organisasi yang menyerupai perusahaan profesional.
Mereka membagi kerja dalam empat tim yang dipimpin oleh kepala, supervisor, leader, hingga marketing dan asisten marketing.
Setiap bagian memiliki KPI (Key Performance Indicator) tersendiri untuk menjerat korban.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto memberikan peringatan keras kepada masyarakat luas agar tidak mudah terjebak dalam skema investasi serupa, terutama yang diawali dengan pendekatan personal di media sosial.
"Masyarakat diharapkan tak mudah mempercayai ajakan berinvestasi, terutama dari orang yang baru dikenal melalui media sosial," kata dia.
Berita Terkait
-
Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering
-
Warna-Warni Keberagaman Meriahkan Kirab Hari Lahir Pancasila di Solo
-
Renjun NCT Ungkap Hubungan yang Matang dan Dewasa di Lagu Echoes Between Us
-
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Dua Penjaga Gawang Senasib Alami Degradasi
-
Renjun NCT Umumkan Debut Solo Lewat Mini Album Spesial, Echoes Between Us
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta
-
BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat
-
Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness
-
Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota
-
Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan
-
BRI Wellness Experience Tawarkan Aktivitas Seru dan Promo Transaksi Digital
-
BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia
-
Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking
-
BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi