- Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya, memimpin penanaman padi varietas PS 08 di Desa Kolelet Wetan pada Rabu (4/6).
- Kegiatan di lahan seluas 10 hektare ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional dengan target hasil 8,7 ton per hektare.
- Pemerintah Kabupaten Lebak mengintegrasikan kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani di wilayah tersebut.
Suara.com - Pemerintah Kabupaten Lebak kini tengah melakukan akselerasi besar-besaran di sektor pertanian guna memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional. Langkah ini diwujudkan melalui aksi turun ke sawah yang dilakukan langsung oleh Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya.
Dalam agenda tersebut, Bupati memimpin penanaman padi varietas unggul PS 08 bersama kelompok tani di Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (4/6).
Pemerintah Kabupaten Lebak mematok target ambisius, yakni hasil panen mencapai 8,7 ton per hektare.
Angka itu diharapkan mampu memperkuat kedaulatan pangan daerah sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap stabilitas pangan nasional yang menjadi prioritas utama pemerintah pusat.
Bupati Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya menekankan bahwa tantangan di sektor pangan hanya bisa diatasi dengan sinergi yang solid.
Ia menyebutkan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian memerlukan keterlibatan aktif dari berbagai jenjang pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa mewujudkan cita-cita besar bangsa untuk ketahanan pangan nasional. Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dukungan langsung dari Yayasan Bhakti Bela Negara menjadi kekuatan besar dalam membangun sektor pertanian,” ujar Hasbi.
Lebih lanjut, Hasbi menjelaskan bahwa Kabupaten Lebak memiliki tanggung jawab moral dan geopolitik yang besar.
Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan kawasan aglomerasi Jakarta, Lebak diproyeksikan menjadi lumbung pangan utama bagi ibu kota dan sekitarnya.
Baca Juga: PSN Wanam Papua Selatan Dipastikan Tak Terkait Kontroversi Film, Proyek Ketahanan Pangan Tetap Jalan
Oleh karena itu, fokus pembangunan di masa kepemimpinannya tidak hanya tertuju pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sektor agraria.
“Di bawah kepemimpinan yang masih muda, kami terus berupaya memperbaiki berbagai sektor, mulai dari infrastruktur jalan hingga ketahanan pangan. Sebagai daerah yang dekat dengan DKI Jakarta, Lebak harus mampu berkontribusi besar terhadap cita-cita bangsa dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional,” katanya.
Hasbi juga menginstruksikan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lebak untuk tidak bekerja secara sektoral.
Ia menuntut adanya integrasi program agar setiap kebijakan yang digulirkan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas, terutama para petani.
“Saya ingin mewujudkan pemerintahan yang bekerja bersama. Tugas satu OPD dengan OPD lainnya saling berkaitan. Karena itu, semangat gotong royong harus terus dibangun agar program pembangunan berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Di lokasi yang sama, dukungan penuh juga disampaikan oleh Yayasan Bhakti Bela Negara.
Berita Terkait
-
PSN Wanam Papua Selatan Dipastikan Tak Terkait Kontroversi Film, Proyek Ketahanan Pangan Tetap Jalan
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Geram Setahun Masalah Tak Kelar! Rano Karno Pimpin Langsung Penertiban Parkir di Lebak Bulus
-
Viral Perempuan di Lebak Suruh Terduga Pencuri Parfum Sumpah Sambil Injak Alquran
-
Ternyata Parkir Resmi! Dishub Akui Kesalahan Pola Parkir di Akses MRT Lebak Bulus yang Bikin Macet
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Tsukuru Tazaki Tanpa Warna dan Tahun Ziarahnya: Perjalanan Berdamai dengan Luka Masa Lalu
-
Kena OTT KPK, Bupati Lombok Barat Punya 24 Aset Properti Tersebar di Berbagai Daerah
-
PPA Sulsel: Pelaku Kekerasan Anak Harus Diproses Hukum
-
Dampingi UMKM hingga Raih Izin Resmi, Inilah Upaya BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
Potret Akses Pendidikan di Aceh Barat, Guru dan Siswa Seberangi Sungai Lewat Kabel Baja
-
Cara Cabut Berkas Motor Terbaru, Ini Syarat dan Langkah Praktisnya Biar Nggak Ribet
-
Oppo Find X10 Series Dikabarkan Direvisi, Pro Max Berpotensi Gantikan Varian Ultra
-
Dikira Rehat Saat Cari Nafkah, Sopir Truk Tebu di Malang Ditemukan Meninggal dalam Kabin
-
Mengejar Pajak Motor Sampai Pertamina, Giliran Koruptor Hanya Kias Semata
-
4 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Melimpah Hari ini 21 Juli 2026