- Korps Garda Revolusi Islam Iran meluncurkan Operasi Nasr pada Senin pagi untuk menyerang pangkalan udara strategis milik Israel.
- Operasi militer ini dilakukan sebagai bentuk respons balasan atas serangan Israel terhadap fasilitas radar dan militer di Iran.
- Pihak IRGC menegaskan seluruh unit tempurnya dalam kondisi siaga penuh untuk mengantisipasi potensi eskalasi konflik di kawasan tersebut.
Suara.com - Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan peluncuran Operasi Nasr yang menargetkan sejumlah fasilitas militer strategis Israel.
Melalui operasi tersebut, Pasukan Dirgantara IRGC menyatakan telah menyerang Pangkalan Udara Tel-Nof dan Pangkalan Udara Nevatim yang merupakan bagian penting dari infrastruktur pertahanan udara Israel.
Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengeluarkan pernyataan resmi pada Senin pagi terkait dimulainya operasi militer tersebut.
Operasi bersandi khusus itu disebut sebagai respons atas serangan yang sebelumnya menyasar sejumlah fasilitas militer di wilayah Iran.
Operasi Nasr dan Sandi "Ya Haidar Karrar"
Pasukan Dirgantara IRGC menyatakan operasi ini dilakukan dengan menargetkan fasilitas yang dianggap memiliki nilai strategis tinggi.
"Dengan bertawakal kepada Tuhan Yang Maha Esa dan memohon pertolongan-Nya, beberapa menit yang lalu, para pejuang pemberani dari Pasukan Dirgantara IRGC memulai Operasi Nasr dengan sandi suci 'Ya Haidar Karrar' dan sebagai hadiah bagi para syuhada perang 12 hari dengan menargetkan pusat-pusat penting dari pangkalan udara strategis Nevatim dan Tel-Nof," demikian pernyataan IRGC dikutip dari Tasnim News.
Menurut IRGC, operasi tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap serangan yang sebelumnya diarahkan ke wilayah Iran.
"Operasi ini dilakukan sebagai tanggapan atas agresi rudal rezim Zionis pembunuh anak-anak terhadap beberapa situs radar di tiga bagian negara."
Baca Juga: Iran Hujani Israel dengan Rudal, Jenderal Teheran Ancam Serangan Lebih Besar Jika Dibalas
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan Iran berkaitan dengan meningkatnya ketegangan keamanan antara kedua negara.
IRGC Tegaskan Kesiapan Menghadapi Eskalasi
IRGC menegaskan seluruh unit tempur dan operasionalnya saat ini berada dalam kondisi siaga penuh.
Pihaknya juga menyatakan telah menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi kemungkinan perkembangan situasi di kawasan.
Menurut IRGC, perluasan target operasi menunjukkan bahwa mereka telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik strategis yang dianggap relevan dalam konflik yang sedang berlangsung.
Selain itu, pasukan Iran disebut siap menjalankan operasi lanjutan apabila situasi mengharuskannya.
Berita Terkait
-
Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran
-
Fotografer Timnas Irak Dideportasi dari AS Usai Ditahan 13 Jam Jelang Piala Dunia 2026
-
Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan
-
AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
-
Warga Kocar Kacir Masuk Bunker! Iran, Hizbullah dan Houthi Bombardir Israel
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Nikel Indonesia Kuasai Pasar Global, Tapi Apakah Industrinya Sudah Berkelanjutan?
-
Jalur Rahasia Forwarder Terbongkar, Jutaan Kosmetik China Ilegal Banjiri Pasar
-
Said Iqbal Masuk Istana! Prabowo Lantik Tokoh Buruh Jadi Penasihat Sore Ini
-
Blokade Gaza Total! Israel Stop Bantuan Kemanusiaan Pascaserangan Rudal Iran
-
Rudal 'Kiamat' Iran Bikin Israel Lumpuh, Korban Luka Berjatuhan
-
Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar
-
Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...
-
AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
-
Warga Kocar Kacir Masuk Bunker! Iran, Hizbullah dan Houthi Bombardir Israel
-
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Jenderal Teheran Ancam Serangan Lebih Besar Jika Dibalas