- Delapan duta besar negara sahabat menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
- Para duta besar berkomitmen memperkuat hubungan bilateral dan memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis dengan Indonesia.
- Fokus kerja sama mencakup bidang pendidikan, budaya, maritim, serta penguatan nilai toleransi dan perdamaian di kancah internasional.
Suara.com - Delapan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara sahabat menyampaikan komitmen untuk memperkuat hubungan bilateral serta memperluas kerja sama dengan Indonesia di sejumlah bidang.
Komitmen tersebut disampaikan para duta besar saat diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, dalam rangka pernyerahan surat kepercayaan dari delapan duta besar LBBP negara sahabat.
Duta Besar LBBP Sri Lanka untuk Indonesia Sumadhurika Sashikala Premawardhane menilai kerja sama di bidang kebudayaan dan pendidikan merupakan dua aspek penting dalam hubungan bilateral kedua negara.
Oleh karena itu, ia berharap dapat semakin mempererat hubungan Indonesia dan Sri Lanka selama masa penugasannya di Indonesia.
"Kami memiliki sejarah panjang hubungan bilateral dan sejarah panjang persahabatan, dan saya berharap untuk memperkuat hubungan tersebut di sini, di Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Duta Besar LBBP Filipina Christopher Baltazar Montero menegaskan harapannya agar hubungan Indonesia dan Filipina sebagai dua negara kepulauan besar dapat terus ditingkatkan.
Ia mengungkapkan salah satu prioritas yang akan diusung dalam penugasannya adalah penguatan kerja sama maritim.
"Saya berharap bahwa kita akan dapat mengejar kerja sama maritim yang lebih dalam, terutama karena ini juga merupakan salah satu prioritas kepemimpinan Filipina di ASEAN tahun ini," tuturnya.
Selain Filipina, sebagai sesama negara kepulauan, Duta Besar LBBP Saint Lucia Menissa Rambally menyampaikan bahwa Indonesia menjadi sumber inspirasi bagi negaranya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia
Menurutnya, pengalaman Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi inspirasi bagi Saint Lucia dalam memperkuat hubungan dengan komunitas di kawasan Karibia.
"Kami berharap tidak hanya untuk bekerja dengan anda secara bilateral, tetapi untuk bekerja dengan anda di komunitas internasional untuk dunia yang lebih baik, untuk dunia yang lebih damai, untuk kemanusiaan yang lebih baik," ungkapnya.
Di samping itu, Duta Besar LBBP Lebanon Salam Al Achkar menyoroti kesamaan nilai yang dimiliki Indonesia dan Lebanon, terutama dalam menjaga harmoni, keberagaman, dan toleransi.
Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat jembatan persahabatan antara Indonesia dan Lebanon selama masa penugasannya.
"Izinkan saya mulai hari ini untuk menjadi jembatan persahabatan antara kedua negara kita," tuturnya.
Pernyataan para duta besar tersebut mencerminkan besarnya harapan negara-negara sahabat untuk terus memperkuat kemitraan dengan Indonesia serta memperluas kerja sama yang saling menguntungkan.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat: Ada Palestina, Filipina, hingga Saint Lucia
-
Kagumi Burgerkill dan DeadSquad, Dubes Swedia Sebut Drummer Metal Indonesia Salah Satu yang Terbaik
-
DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?