- Ketua Umum ABKI memediasi pertemuan antara KSP Dudung Abdurachman dan Duta Besar Arab Saudi di Jakarta pada 12 Mei 2026.
- Pemerintah Arab Saudi berkomitmen menanamkan investasi sebesar USD40 miliar dalam sektor energi terbarukan dan proyek strategis nasional di Indonesia.
- Kedua negara membahas peningkatan layanan haji, rencana pembangunan Kampung Haji, serta undangan resmi bagi Presiden Prabowo untuk haji 2027.
Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Bursa Kerja Indonesia (ABKI), Drs. Habib Mohsein Saleh Badegel, S.H., M.Sc., memediasi pertemuan strategis antara Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, H.E. Mr. Faisal Bin Abdullah H. Amodi, di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan diplomatik Indonesia dan Arab Saudi, sekaligus membahas sejumlah agenda penting mulai dari investasi, layanan haji dan umrah, hingga kerja sama strategis antarnegara.
Habib Mohsein menyebut hubungan Indonesia dan Arab Saudi selama ini tidak hanya dibangun lewat kerja sama ekonomi, tetapi juga ikatan persaudaraan yang kuat.
“Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kolaborasi kedua negara, khususnya dalam bidang investasi, pelayanan jamaah haji dan umrah, serta pengembangan kerja sama strategis lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Habib Mohsein dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Arab Saudi kembali menegaskan komitmen investasi lebih dari USD40 miliar atau sekitar Rp650 triliun di Indonesia. Investasi tersebut disebut mencakup sektor energi terbarukan, lingkungan, hingga berbagai proyek strategis nasional.
Selain investasi, isu pelayanan jamaah haji Indonesia turut menjadi perhatian utama. Pemerintah Arab Saudi memastikan kesiapan pelayanan dan keamanan bagi jamaah asal Indonesia yang merupakan jumlah jamaah terbesar di dunia.
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyambut baik penguatan hubungan kedua negara. Ia juga menegaskan dukungan terhadap rencana pembangunan “Kampung Haji” Indonesia di Mekkah yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.
Menariknya, dalam pertemuan tersebut Pemerintah Arab Saudi turut menyampaikan undangan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran terkait untuk menjadi Tamu Raja pada musim haji tahun 2027.
Habib Mohsein berharap hasil pertemuan ini menjadi momentum percepatan realisasi kerja sama konkret antara Indonesia dan Arab Saudi, baik di bidang investasi, ketenagakerjaan, ekonomi umat, maupun pelayanan ibadah.
Baca Juga: Zulfan Hasdiansyah Soroti Peluang Pendidikan Global di MEYS 2026
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Bisa Dipidana 1 Tahun Penjara
-
Curhat Nadiem Usai Dituntut 18 Tahun: Saya Patah Hati karena Sangat Cinta Negara Ini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai