- Amerika Serikat menyerang sistem pertahanan Iran di Selat Hormuz pada Selasa, 9 Juni 2026, atas perintah Presiden Donald Trump.
- Serangan tersebut merupakan respons militer terhadap tindakan Iran yang diduga menembak jatuh helikopter Apache milik Angkatan Darat AS.
- Misi militer terbatas ini menargetkan instalasi radar Iran namun kedua negara menyatakan tidak berniat memicu perang berskala besar.
Mereka berhasil diselamatkan oleh drone maritim sekitar dua jam setelah insiden terjadi.
Di sisi lain, pejabat Iran membantah adanya unsur kesengajaan dalam insiden tersebut.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran menyebut helikopter mungkin terkena tembakan akibat kesalahan atau situasi tidak disengaja.
“Pasukan asing di dekat wilayah kami selalu berisiko akibat kesalahan manusia atau kecelakaan,” tulis Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.
Ia juga menegaskan bahwa Iran tetap mengutamakan jalur diplomasi, namun siap merespons jika diperlukan.
Ketegangan ini terjadi di tengah gencatan senjata yang telah berlangsung selama dua bulan antara kedua negara.
Sejumlah pihak khawatir eskalasi terbaru dapat menggagalkan upaya perdamaian yang sedang berjalan.
Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf turut memperingatkan bahwa Teheran akan membalas setiap tindakan yang diambil Washington.
“Kami lebih memilih diplomasi, tetapi kami juga fasih dalam bahasa lain,” ujarnya.
Baca Juga: Bikin Malu! Penampakan 'Air Terjun' di Stadion AS Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
Berita Terkait
-
Bikin Malu! Penampakan 'Air Terjun' di Stadion AS Jelang Kick Off Piala Dunia 2026
-
Pasokan Minyak Dunia Terguncang Parah Akibat Serangan AS ke Dekat Selat Hormuz
-
Tiket Suporter Mendadak Hangus! Cara AS Bikin Iran Pulang Lebih Awal dari Piala Dunia 2026?
-
AS Ribet! Viral Timnas Senegal Diperiksa Bak Teroris di Bandara
-
Panas! Babak Baru Perselisihan Donald Trump vs Benjamin Netanyahu
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Kenaikan BBM Tuai Kritik, DPR Mengaku Tak Pernah Diajak Berdiskusi oleh Pemerintah
-
2 dari Empat Anggota BAIS TNI Dipecat dari Militer Imbas Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Pasokan Minyak Dunia Terguncang Parah Akibat Serangan AS ke Dekat Selat Hormuz
-
Panas! Babak Baru Perselisihan Donald Trump vs Benjamin Netanyahu
-
Jamin Proses Pelaksanaan SPMB Lancar Sampai Tahap Akhir, Gubernur Jabar Sempurnakan Pelaksanaannya
-
Terjerat Judi Online, Anak-Anak Disebut Sampai Mencuri dan Berutang Pinjol
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Perang Meluas! Iran Bombardir Bahrain, Kuwait, dan Yordania, Sasar Pangkalan AS
-
Ada 24 Nama Diduga Terkait Korupsi MBG, Mayoritas dari Kalangan Legislatif
-
Judi Online pada Anak Bukan Kenakalan, Melainkan Eksploitasi Digital