News / Nasional
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:16 WIB
Koordinator Tim PKPE FT UGM, Alva Edy Tontowi. (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
  • Tim PKPE FT UGM meneliti fenomena kebakaran di Seyegan, Sleman, untuk mencari penyebab munculnya api secara misterius.
  • Hasil penelitian pada 13 Juni 2026 menyatakan tidak ditemukan bukti keterkaitan fenomena alam maupun medan elektromagnetik ekstrem.
  • Penyebab penyebaran api adalah keberadaan unsur resin plastik Polyvinyl Chloride yang ditemukan pada sisa material bangunan terbakar.

Hasil uji GC hanya mendeteksi gas karbon dioksida (CO2) dan tidak menemukan sisa hidrokarbon maupun solvent yang biasa digunakan sebagai akseleran kebakaran.

Barang milik warga di Padukuhan Mriyan X, Margomulyo, Seyegan, Sleman, DIY, yang terbakar secara misterius, Kamis (28/5/2026). (Suara.com/Hiskia)

Sementara itu, hasil uji FTIR menemukan adanya kandungan Polyvinyl Chloride (PVC) pada residu pembakaran di permukaan keramik, kayu, dan tripleks. Menurut Alva, material tersebut tidak lazim ditemukan secara alami menempel pada permukaan dinding dalam kondisi normal.

Tim turut menjelaskan adanya fenomena cross-sensitivity pada alat deteksi gas yang digunakan sebelumnya. Saat PVC terbakar, material itu melepaskan gas Hidrogen Klorida yang terbaca sebagai gas hidrogen oleh sensor alat pendeteksi.

"Gas Hidrogen Klorida yang memiliki atom hidrogen di dalam molekulnya membuat elektroda pada sensor hidrogen bereaksi, sehingga alat mendeteksi dan membaca seolah-olah ada gas hidrogen bebas," paparnya.

Selain itu, hasil pemetaan menggunakan georadar dan geolistrik disebut tidak menemukan adanya lapisan bawah permukaan yang bertindak sebagai sumber gas alam. Retakan yang ditemukan di bawah permukaan juga diinterpretasikan tidak mengandung gas alam.

"Pada kesempatan ini, Tim PKPE FT UGM menyatakan bahwa penelitian fenomena api di Sayegan telah dinyatakan selesai," kata Alva.

Selanjutnya, hasil resmi penelitian tersebut akan diserahkan kepada BPBD Kabupaten Sleman sebagai bahan tindak lanjut penanganan fenomena kebakaran misterius yang telah terjadi selama beberapa pekan terakhir.

Load More