- Politisi PDIP Mohamad Guntur Romli membantah tuduhan Aliansi BEM Bersatu terkait intervensi politik dalam aksi penolakan program MBG.
- Aliansi BEM Bersatu menuding keterlibatan aktor politik senior karena pimpinan aksi menggunakan fasilitas mewah milik kerabat mantan petinggi militer.
- Guntur Romli menilai tuduhan tersebut tidak mendasar dan menyatakan kritik terhadap program MBG merupakan aspirasi murni terkait dugaan korupsi.
Suara.com - Politisi PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, bereaksi terhadap tudingan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu yang menyebut adanya intervensi aktor politik senior di balik rangkaian aksi penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Guntur menegaskan bahwa PDI Perjuangan sama sekali tidak memiliki kaitan dengan gerakan mahasiswa tersebut.
Ia meminta agar semua pihak tidak merendahkan independensi gerakan mahasiswa dengan tuduhan-tuduhan yang dinilainya tidak berdasar.
"Jangan merendahkan gerakan independen mahasiswa dengan memberikan tuduhan ditunggangi oleh partai dengan bukti yang sumir dan tidak masuk akal," ujar Guntur saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (16/6/2026).
Sebelumnya, BEM Bersatu mencurigai adanya keterlibatan mantan petinggi militer, Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso, dalam aksi mahasiswa.
Dugaan ini muncul karena pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, kedapatan menggunakan mobil SUV mewah Fortuner yang diduga milik Siti Nuraeni, adik dari Setyo Sularso. Setyo sendiri diketahui merupakan besan dari Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.
Menanggapi hal itu, Guntur menyebut rangkaian logika yang dibangun BEM Bersatu sebagai bentuk "cocokologi" yang dipaksakan.
"Itu hanya cocokologi. Mobil yang dipakai Tiyo adalah pinjaman dari seseorang, dan seseorang itu adik dari seseorang yang besannya dari orang yang dulunya timses di Pilpres, padahal Pilpres sudah selesai," sindir Guntur.
Ia menambahkan bahwa hubungan kekeluargaan tidak bisa dijadikan tolok ukur pilihan politik seseorang.
Baca Juga: PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini
"Adik-kakak belum tentu pilihan politiknya sama. Besanan juga belum tentu sama politiknya. Ini dipaksakan," tegasnya.
Guntur menilai kritik mahasiswa terhadap program MBG merupakan aspirasi murni masyarakat yang merasa ada masalah dalam implementasinya.
Hal itu, menurutnya, diperkuat dengan fakta hukum terbaru terkait penangkapan eks pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
"Kritik terhadap MBG itu datang dari hampir semua lapisan masyarakat. Yang sekarang terbukti dengan ditangkapnya tiga eks pimpinan BGN atas tuduhan korupsi," ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Guntur Romli justru mempertanyakan motif di balik tudingan BEM Bersatu yang terkesan menyerang gerakan mahasiswa lain yang kritis terhadap program pemerintah tersebut.
"Apa BEM Bersatu itu mau bela koruptor MBG?" pungkasnya.
Berita Terkait
-
PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini
-
Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
-
Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
-
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Temukan Alat Pelacak di Mobilnya Usai Demo Gejayan Memanggil
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar
-
Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Masuk 10 Besar Pelestari Budaya di Festival Piala Presiden
-
PDIP Tuding PSI Bajak Kader, Isyana Jawab Begini
-
FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih
-
Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026
-
Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik
-
Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Empat Desa Laporkan Kerusakan Bangunan
-
Insiden Taichung Taiwan: 6 dari 7 PMI yang Diamankan Berstatus Pekerja Kaburan