- Gempa bermagnitudo 6,7 mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026), menyebabkan satu orang meninggal dan puluhan warga terluka.
- Pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penanganan korban serta mendata kerusakan bangunan dan fasilitas umum.
- Kabupaten Sigi terdampak paling signifikan, sehingga pemerintah daerah setempat menetapkan status tanggap darurat bencana selama empat belas hari.
Suara.com - Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026). Hingga kini, bencana tersebut telah menewaskan satu orang, melukai puluhan warga, serta merusak puluhan rumah dan fasilitas umum.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah pusat telah bergerak berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan penanganan korban dan dampak gempa berjalan optimal.
"Kami mohon izin menyampaikan rasa duka cita terhadap adanya kejadian gempa di Palu kemarin yang ada satu korban meninggal dunia dan beberapa yang sedang dirawat," kata Pras di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Rabu (17/6/2026).
Pras memastikan pemerintah terus memantau perkembangan di lapangan dan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
"Pagi tadi kami juga sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan juga dengan Gubernur Sulawesi Tengah untuk memastikan seluruh penanganan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada mengingat aktivitas gempa susulan masih berpotensi terjadi.
"Dan termasuk terus memberikan informasi kepada masyarakat untuk tidak boleh lengah, tetap waspada apabila mengantisipasi kejadian gempa-gempa susulan," sambung Pras.
Satu Korban Jiwa
Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan satu warga meninggal dunia akibat gempa magnitudo 6,7 yang berpusat di darat, sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu.
Baca Juga: Istana Ungkap Strategi Kembalikan Kepercayaan Publik di Tengah Dinamika Nasional
Hingga Selasa malam, BNPB mencatat sedikitnya 110 kepala keluarga atau 312 jiwa terdampak. Sebanyak 25 warga mengalami luka ringan dan 13 lainnya luka berat.
Kabupaten Sigi menjadi wilayah yang mengalami dampak paling signifikan. Di daerah tersebut tercatat satu korban meninggal dunia, 22 warga luka ringan, 13 luka berat, serta 89 kepala keluarga atau 272 jiwa terdampak.
Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan bangunan. BNPB mencatat sedikitnya 67 rumah terdampak, dengan rincian 26 rusak ringan, enam rusak sedang, dan 12 rusak berat.
Kerusakan juga terjadi pada enam rumah ibadah, dua jembatan, satu fasilitas umum, dua gedung perkantoran, tiga tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi penghubung Palu-Sigi-Poso yang mengalami amblas.
Untuk mempercepat penanganan, BPBD bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) masih melakukan pendataan dan kaji cepat di wilayah terdampak. Pemerintah Kabupaten Sigi juga tengah memproses penetapan status tanggap darurat selama 14 hari, sementara pos lapangan dipusatkan di Kantor Camat Nokilalaki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur