News / Nasional
Rabu, 17 Juni 2026 | 20:35 WIB
Raisa Alena, siswa kelas 5 di Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 2 Surakarta. [Ist]
Baca 10 detik
  • Menteri Sosial Gus Ipul melaporkan realisasi peserta program Sekolah Rakyat telah melampaui target awal sebesar 32 ribu siswa.
  • Kementerian Sosial mengusulkan tambahan anggaran menjadi Rp8 triliun pada tahun 2027 untuk mendukung target 100 ribu siswa.
  • Pemerintah berupaya memenuhi kebutuhan pendidikan siswa jenjang SD, SMP, dan SMA melalui penambahan pagu anggaran di DPR.

Suara.com - Kementerian Sosial mengajukan tambahan anggaran untuk program Sekolah Rakyat pada 2027 seiring meningkatnya jumlah peserta didik yang berhasil dijangkau.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan target penerima manfaat Sekolah Rakyat tahun ini sebenarnya hanya sekitar 32 ribu siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Namun, realisasinya telah melampaui angka tersebut.

"Tahun ini alokasinya 32 ribu lebih siswa Sekolah Rakyat untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Tetapi sampai hari ini sudah lebih dari 48 ribu yang terjangkau," kata Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Menurut dia, jumlah peserta didik tingkat SMP dan SMA bahkan sudah melebihi alokasi yang ditetapkan. Sementara itu, kebutuhan untuk jenjang Sekolah Dasar masih terus diupayakan.

"Kita sudah over untuk SMP dan SMA, masih ada kekurangan untuk alokasi tingkat Sekolah Dasar," ujarnya.

Foto udara proyek pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 1 di Desa Candiyasan, Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah, Minggu (7/6/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz]

Untuk menjalankan program tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp4,3 triliun pada tahun ini. Ke depan, pemerintah menargetkan jumlah siswa Sekolah Rakyat meningkat lebih dari dua kali lipat.

"Tahun depan, ya ini sedang kita hitung untuk 100 ribu siswa. Jadi masih belum ada penambahan dalam pagu indikatif kita. Maka itu kita sedang mengajukan ke DPR agar kita bisa mendapatkan pagu indikatif sesuai kebutuhan Sekolah Rakyat yang menampung 100 ribu lebih siswa pada tahun 2027," kata Gus Ipul.

Ia menjelaskan, jumlah siswa Sekolah Rakyat diproyeksikan meningkat dari sekitar 45 ribu siswa pada tahun ini menjadi lebih dari 100 ribu siswa pada tahun depan.

Karena itu, Kementerian Sosial berharap pagu anggaran juga ikut bertambah agar target perluasan program dapat tercapai.

Baca Juga: 1,4 Juta Lansia Terancam Tak Dapat Bantuan, Gus Ipul Minta Tambah Anggaran Rp22 T

"Ya kita harapkan sih dua kali lipat ya, dari 4 koma sekian menjadi 8 triliun sekian," ujar Gus Ipul.

Load More