-
Serangan drone jarak jauh Ukraina kembali menghantam dan membakar kilang minyak utama di Moskow.
-
Operasi militer Kyiv sengaja menargetkan infrastruktur energi untuk melumpuhkan sumber pendapatan perang Rusia.
-
KTT G7 merespons eskalasi dengan memperkuat sistem pertahanan udara guna mendukung penuh Ukraina.
Langkah sistematis Kyiv ini langsung memukul sektor paling sensitif karena sepertiga pendapatan anggaran negara Rusia bergantung pada minyak. Di tengah sanksi ketat Uni Eropa dan Washington, hilangnya kapasitas produksi lokal akan mempercepat kelumpuhan ekonomi.
Dampak nyata dari sabotase udara ini sudah mulai dirasakan di wilayah Krimea yang dicaplok Rusia sejak 2014 lalu. Kelangkaan bahan bakar dan pembatasan bensin terpaksa diberlakukan setelah jalur pasokan darat lumpuh total akibat serangan Ukraina.
Serangan masif ini juga terjadi bertepatan dengan momentum krusial saat para pemimpin dunia berkumpul dalam Konferensi Tingkat Tinggi G7. Di sela-sela pertemuan di Prancis tersebut, diplomasi intensif terus digalang oleh pihak Ukraina.
Zelensky secara khusus melakukan pembicaraan dengan Donald Trump guna membahas masa depan dukungan militer global bagi negaranya. Setelah pertemuan, Zelensky menyatakan bahwa komitmen penguatan sistem pertahanan udara Ukraina telah disepakati oleh seluruh anggota.
Sebelumnya, Trump sempat mendesak Rusia untuk segera mengambil langkah damai demi menghentikan konflik yang telah memasuki tahun kelima. Trump menyoroti besarnya jumlah korban yang berjatuhan dari kedua belah pihak selama perang berlangsung.
“Rusia telah kehilangan banyak sekali orang, dan begitu juga Ukraina,” kata Trump.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menutup KTT dengan menegaskan bahwa para pemimpin dunia kini sadar Rusia tidak berniat damai. Situasi ini memicu perubahan besar dalam arah kebijakan dan pendekatan strategis Amerika Serikat terhadap konflik tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan
-
Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing
-
Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!
-
Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"
-
Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!
-
Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim
-
Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani
-
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi
-
Timnas Indonesia Bakal Duel Lawan Vietnam, John Herdman: Ujian yang Sangat Berat!