- KPK dan OJK melakukan pertemuan di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Kamis, 18 Juni 2026 untuk memperkuat kerja sama.
- Kedua lembaga sepakat bersinergi dalam menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di sektor jasa keuangan.
- Kolaborasi tersebut juga mencakup perluasan nota kesepahaman terkait program pencegahan korupsi, pendidikan antikorupsi, serta penguatan integritas sektor keuangan.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima audiensi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga membahas sejumlah agenda, salah satunya memperkuat kerja sama dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi di sektor jasa keuangan.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, OJK dan KPK sepakat bersinergi apabila menemukan kasus yang berkaitan dengan dugaan korupsi di sektor keuangan.
"Tadi juga sama Ketua Pak Setyo, kami akan, kalau ada kasus, ya, kami akan tangani bersama secara sinergi antara KPK dan OJK," kata Friderica usai pertemuan.
Ia menambahkan, penanganan perkara akan dilakukan secara kolaboratif oleh kedua institusi.
"Kami jadikan itu sebagai kasus yang kami tangani bersama," ujarnya.
Selain membahas penanganan perkara, KPK dan OJK juga mendiskusikan perluasan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU). Meski demikian, Friderica belum merinci isi perluasan kerja sama tersebut.
"Tapi perluasan akan dilakukan, baik itu dari penanganan kasus, misalnya, kemudian edukasi, kemudian program," katanya.
Menurut Friderica, kolaborasi itu juga mencakup berbagai program pencegahan korupsi serta penguatan integritas di sektor jasa keuangan.
Baca Juga: 'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
"Berbagai program untuk bersama-sama kita memerangi korupsi dan bagaimana kita penguatan integritas juga di sektor jasa keuangan," lanjutnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KPK Cahya H. Harefa menyambut baik penguatan kerja sama dengan OJK.
Ia mengatakan, KPK akan terus mendukung penanganan berbagai kejahatan di sektor keuangan yang berpotensi berkaitan dengan tindak pidana korupsi.
"Tentunya harapannya irisan yang ada antara OJK dan KPK kita akan terus dukung dengan para penyidik KPK juga tentang hal-hal yang berkaitan dengan kejahatan keuangan yang mungkin nanti ada kaitannya dengan kejahatan tindak pidana korupsi," ujar Cahya.
Selain penindakan, KPK dan OJK juga akan memperkuat kerja sama dalam bidang kajian serta pendidikan antikorupsi.
"Namun demikian terkait kajian-kajian dan juga pendidikan juga akan terus kami lakukan bersama-sama," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
DPRD DKI Dorong Penuntasan Program Penanganan RW Kumuh
-
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Pemerintah Janjikan Perlindungan bagi Karyawan
-
DPRD DKI Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Kebijakan Pembangunan
-
Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Tuntas, Gus Ipul Soroti Pentingnya Dukungan Pemda
-
PKB Singgung Sikap PDIP soal Aksi Tolak MBG: Jangan Bilang A, yang Dikerjakan B
-
Kemensos-PKP Terjun ke Pasuruan untuk Cek Rumah Orangtua Siswa Sekolah Rakyat Tak Layak Huni
-
Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh
-
Mencekam! Eksekusi Hotel Sultan Berujung Hujan Batu, 119 Orang Digelandang Polisi
-
Stok Senjata AS Menipis, Donald Trump Paksa Industri Militer Genjot Produksi Rudal
-
Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Kemensos Hadapi Krisis Tenaga Pendidik