- Wapres Gibran melibatkan mahasiswa dalam kunjungan kerja ke Ende, Gorontalo, dan Papua untuk mengawasi program MBG serta KDMP.
- Wakil Ketua Komisi X DPR RI menilai keterlibatan mahasiswa dapat memperluas pemahaman mereka terkait pemerataan pembangunan di luar Jawa.
- Mahasiswa diharapkan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial dengan menyampaikan kritik objektif terhadap kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menilai positif langkah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang melibatkan perwakilan mahasiswa dalam kunjungan kerja ke sejumlah daerah, seperti Ende (Nusa Tenggara Timur), Gorontalo, dan Papua.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan sekaligus memperbaiki tata kelola dua program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Menurut Lalu, keterlibatan mahasiswa dalam meninjau langsung pelaksanaan program pemerintah merupakan langkah yang tepat karena dapat memperluas pemahaman mereka mengenai pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
"Langkah itu saya rasa tidak ada masalah. Itu penting agar mahasiswa juga memahami bahwa pemerintah sudah melaksanakan program tidak hanya di Jawa, tetapi di luar Jawa juga," ujar Lalu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Politikus PKB itu mengatakan, dengan turun langsung ke lapangan, mahasiswa dapat melihat perkembangan dan implementasi berbagai program pemerintah secara lebih objektif.
Meski demikian, ia mengingatkan agar keterlibatan mahasiswa tersebut tidak mengurangi sikap kritis mereka terhadap kebijakan pemerintah.
"Sikap kritis mahasiswa tidak boleh dihentikan, itu menurut kami. Artinya mahasiswa juga memiliki pikiran terbuka, bisa melihat perkembangan dari program-program pemerintah," tuturnya.
Lalu menegaskan, mahasiswa harus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial. Menurutnya, kritik tetap dibutuhkan sebagai penyeimbang apabila terdapat kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat.
"Sikap kritis kita dorong terus. Artinya harus ada kontrol. Saya mengajak teman-teman mahasiswa, kita mengkritisi kebijakan yang memang tidak pro rakyat. Tetapi hari ini kita lihat pemerintah sudah berupaya maksimal agar semua program dan kebijakan itu peruntukannya untuk kepentingan rakyat," pungkasnya.
Baca Juga: Bukan Cuma Sony Sonjaya, Kejagung juga Periksa 6 Saksi Dugaan Korupsi MBG
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Cetak Wirausaha Baru, PMI di Taiwan Dibekali Literasi Keuangan dan Bisnis
-
Subservience Malam Ini di Trans TV: Ketika Kecerdasan Buatan Menjadi Obsesi Mematikan
-
Siapa Pejabat Pusat yang Resmikan Pacu Jalur 2026? Ini Kata Plt Bupati Kuansing
-
BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Kewirausahaan dan Literasi Keuangan untuk Bangun Bisnis
-
Gugur Saat Bertugas, Kepala Regu Damkar Jaktim Sempat Mengeluh Nyeri Dada di Lokasi Kebakaran
-
Detik-detik Tabrakan Kereta Api dengan Truk hingga Terbelah Dua di Sergai
-
Kampung di Yogya Sulap Ratusan Galon Bekas Jadi Dekorasi HUT RI, Cantik Sekaligus Ramah Lingkungan
-
Rilis PV Perdana, Millennium Family Diadaptasi Jadi Anime
-
RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026
-
Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026