News / Nasional
Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:24 WIB
Mahasiswa Universitas Trisakti membubarkan diri dari depan pelataran Gedung DPR RI usai ditemui oleh Sufmi Dasco. [Suara.com/Faqih]
Baca 10 detik
  • Mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi demonstrasi menyampaikan tiga tuntutan di depan Gedung DPR RI pada Jumat (19/6/2026).
  • Tuntutan mencakup pemulihan ekonomi nasional, penggunaan APBN yang tepat sasaran, serta evaluasi pejabat pemerintah yang tidak kompeten.
  • Massa membubarkan diri secara kondusif usai pimpinan DPR RI menemui mahasiswa dan menyampaikan hasil negosiasi di lokasi.

“Makanya kami tuntut kembali untuk bagaimana kebijakan pemerintah agar memberikan subsidi ini kepada rakyat. Agar antrean tidak panjang, rakyat tidak kesusahan untuk mengisi bahan bakar,” imbuhnya.

Putra juga menyoroti sejumlah pejabat yang dinilai tidak bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Mereka yang menjabat saat ini dianggap tidak kompeten.

Hal tersebut, menurutnya, harus dievaluasi secara menyeluruh oleh Presiden dan Wakil Presiden karena keduanya merupakan pemegang otoritas tertinggi.

“Kami melihat bagaimana terbukti dari MBG itu ketua ditunjuk tidak sesuai dengan keahliannya. Dia merupakan ahli serangga, tapi tiba-tiba ditunjuk sebagai kepala Badan Gizi Nasional,” ucapnya.

Putra juga menuntut agar supremasi sipil dikembalikan. Sebab, menurutnya, nuansa militeristik pada era pemerintahan Prabowo sangat terasa.

“Beberapa pejabat penting itu diisi oleh polisi, tentara, pun revisi undang-undang sekarang ini tidak melibatkan rapat dengar pendapat dengan ahli-ahlinya,” ujarnya.

Dengan tiga tuntutan yang disampaikan tersebut, mahasiswa berharap kondisi Indonesia saat ini dapat diperbaiki.

“Maka itu kami tuntut sebagai Tritura atau tiga tuntutan rakyat akan kami sampaikan kepada orang yang seharusnya bisa menyuarakan suara rakyat,” tandasnya.

Baca Juga: Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Load More