- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri Bung Karno Festival 2026 di Taman Proklamasi, Jakarta, Sabtu (20/6/2026).
- Rano mengajak seluruh elemen bangsa meneladani semangat persatuan dan keberanian Bung Karno dalam menghadapi tantangan perubahan zaman.
- Masyarakat diminta menjaga solidaritas nasional agar api kemerdekaan tetap terjaga di tengah perbedaan pandangan dalam kehidupan berdemokrasi.
Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan bangsa Indonesia saat ini membutuhkan keberanian dan semangat persatuan yang diwariskan Presiden pertama RI, Soekarno atau Bung Karno.
Hal itu disampaikan Rano saat memberikan sambutan dalam Bung Karno Festival 2026 yang digelar di Taman Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2026).
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kebudayaan itu menilai, di tengah perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat, Indonesia perlu kembali meneladani keberanian Bung Karno.
Menurutnya, perkembangan teknologi, ekonomi, hingga politik boleh saja berubah. Namun, kesetiaan terhadap bangsa dan negara tidak boleh luntur.
"Satu hal yang tidak boleh berubah, kesetiaan kita kepada Indonesia," kata Rano.
Rano juga menegaskan bahwa perbedaan pilihan, pandangan, maupun pendapat merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi. Meski demikian, masyarakat tidak boleh kehilangan rasa solidaritas sebagai sesama anak bangsa.
"Kita boleh berbeda pilihan, berbeda pendapat, berbeda jalan, tetapi kita tidak boleh kehilangan solidaritas sebagai sesama anak bangsa," ujarnya.
Lebih lanjut, Rano mengatakan Bung Karno telah menyalakan api kemerdekaan yang kini menjadi tanggung jawab generasi penerus untuk terus dijaga.
Ia mengingatkan agar semangat tersebut tidak padam akibat kebencian, perseteruan, maupun sikap apatis terhadap bangsa.
Baca Juga: Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
"Bung Karno telah menyalakan api kemerdekaan. Hari ini, api itu ada di tangan kita. Jangan biarkan padam oleh kebencian. Jangan biarkan redup oleh perseteruan," tutur Rano.
"Jangan biarkan kalah oleh ketidakpedulian dan sikap masa bodoh. Mari kita jaga api dengan kerja, dengan cinta, dengan kebudayaan, dengan persatuan, dengan keberanian untuk terus percaya bahwa Indonesia adalah rumah besar kita bersama," lanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA