- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima audiensi mahasiswa di gedung parlemen pada Jumat, 19 Juni 2026 malam.
- Audiensi membahas isu kelangkaan BBM, kenaikan harga Pertamax, program makan bergizi, serta kritik terhadap kualitas komunikasi pejabat negara.
- Dasco langsung menghubungi menteri dan kepala badan terkait untuk merespons tuntutan mahasiswa secara cepat dan transparan kepada publik.
Suara.com - Bawono Kumoro, peneliti dari Indikator Politik, mengapresiasi sikap Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang membuka ruang diskusi bagi mahasiswa yang berdemonstrasi di depan gedung parlemen, Jumat (19/6/2026) malam.
Menurutnya, sikap Dasco itu turut mengubah 'wajah' gedung DPR yang selama ini sering dicitrakan sebagai benteng eksklusif bagi para elite politik.
Bawono memberikan catatan penting mengenai perubahan gaya komunikasi politik pimpinan parlemen, yang dinilai lebih aspiratif dan langsung menyentuh substansi persoalan masyarakat.
"Gedung DPR selama ini diidentikkan dengan sikap eksklusivitas. Tapi Jumat malam kemarin, Dasco justru membuka pintunya untuk menerima aspirasi mahasiswa yang berdemonstrasi. Ini sangat menarik," kata Bawono, Sabtu (20/6/2026).
Bawono mengamati, dibukanya pintu kompleks parlemen pada malam hari untuk menerima audiensi mahasiswa, merupakan sebuah anomali positif.
Selama ini, kata dia, citra institusi legislatif cenderung tertutup terhadap tekanan massa di lapangan, namun kali ini pimpinan DPR justru menunjukkan sikap sebaliknya.
Substansi Berat: Dari BBM hingga Inkompetensi Pejabat
Audiensi yang berlangsung di Ruang Abdul Muis tersebut, tidak hanya sekadar pertemuan formalitas.
Berdasarkan pantauan, materi yang dibahas oleh mahasiswa bersama Dasco serta Wakil Ketua DPR lainnya Saan Mustopa, mencakup isu-isu krusial masyarakat urban maupun perdesaan.
Baca Juga: Respon Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
Mahasiswa menyoroti fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yang mulai terjadi di berbagai daerah, serta dampak berantai dari kenaikan harga Pertamax.
Selain itu, evaluasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi andalan pemerintah juga menjadi bahasan hangat.
Namun, yang paling menarik perhatian adalah kritik tajam mahasiswa mengenai kualitas komunikasi publik para pejabat negara yang dianggap tidak kompeten.
"Masalah kelangkaan BBM bersubsidi, kenaikan harga Pertamax dan program MBG dibicarakan. Tapi yang tak kalah penting adalah soal imkopetensi komunikasi publik pejabat negara juga didiskusikan," kata dia.
Gaya Komunikasi Dasco: 'Lobi Langsung' di Depan Mahasiswa
Salah satu momen yang dianggap sebagai terobosan dalam pola komunikasi legislatif-eksekutif adalah, ketika Dasco mengambil langkah taktis di tengah audiensi.
Berita Terkait
-
Respon Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Dasco Temui Ratusan Mahasiswa yang Gelar Aksi di Depan DPR
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak