- Mendikdasmen Abdul Mu'ti menerima surat untuk Presiden Prabowo dari siswi SDN 077279 Nias Utara saat kunjungan kerja.
- Nasya Zega menyampaikan rasa syukur atas renovasi sekolah, fasilitas papan digital, dan program makan bergizi gratis bagi siswa.
- Program makan siang gratis membantu siswa menabung uang jajan untuk membeli berbagai keperluan perlengkapan belajar di sekolah.
Suara.com - Kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti ke Kabupaten Nias Utara, Sumatra Utara, diwarnai momen mengharukan ketika seorang siswi sekolah dasar menyerahkan surat tulisan tangan berisi ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.
Siswi kelas III SDN 077279 Siofabanua berusia sembilan tahun, Nasya Losefa Zega, memberikan surat berjudul "Surat Cinta untuk Pak Presiden" kepada Abdul Mu'ti agar diteruskan kepada Presiden saat kunjungan kerja di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
"Bagus sekali. Nanti surat ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Abdul Mu'ti, sebagaimana dikutip dari siaran resmi BPMI Sekretariat Presiden, Senin (22/6).
Sebelum menerima surat tersebut, Abdul Mu'ti sempat memastikan bahwa isi surat benar-benar ditulis sendiri oleh Nasya. Siswi berusia sembilan tahun itu pun mengonfirmasi bahwa seluruh tulisan merupakan hasil karyanya sendiri.
Dalam suratnya, Nasya mengungkapkan rasa syukur atas renovasi sekolah yang membuat kegiatan belajar menjadi lebih nyaman. Ia juga mengaku senang karena kini sekolahnya telah dilengkapi Papan Interaktif Digital (PID) yang membuat proses belajar semakin menarik.
"Terima kasih, Bapak Presiden. Sekolah kami sekarang sudah direnovasi dan kami belajar menggunakan Papan Interaktif Digital. Saya senang sekali bisa belajar bersama teman-teman," tulis Nasya.
Tak hanya menyoroti fasilitas pendidikan, Nasya juga menceritakan pengalamannya menikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah. Menurutnya, ia dan teman-temannya selalu menunggu kedatangan mobil yang mengantarkan makanan setiap hari.
Program tersebut, kata Nasya, juga memberikan manfaat bagi keuangan pribadinya. Uang saku yang sebelumnya digunakan untuk membeli makan siang kini dapat ditabung untuk membeli perlengkapan sekolah.
"Setiap hari kami menikmati makanan yang enak. Uang jajan yang biasanya saya gunakan untuk membeli makan siang sekarang bisa saya tabung untuk membeli perlengkapan sekolah," tulisnya.
Baca Juga: Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
Di bagian akhir surat, Nasya menyampaikan permohonan maaf apabila surat yang ditulisnya merepotkan Presiden. Ia juga berjanji akan terus belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, menyayangi teman-temannya, serta mengejar cita-citanya menjadi seorang guru agar dapat mengajar anak-anak di desanya kelak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu