- Sebuah mobil BMW menabrak pengemudi ojek online di Jalan Meruya, Jakarta Barat, pada Senin, 22 Juni 2026.
- Pengemudi mobil mencoba melarikan diri dari kepungan massa, menyebabkan kendaraannya dirusak warga hingga mengalami kerusakan cukup parah.
- Korban mengalami luka ringan di tangan serta kaki, sementara polisi telah menahan pengemudi untuk proses hukum lebih lanjut.
Suara.com - Sebuah mobil mewah BMW menjadi sasaran kemarahan warga setelah diduga terlibat aksi tabrak lari yang menimpa seorang driver ojek online (ojol) di kawasan Jalan Meruya, Kembangan, Jakarta Barat.
Insiden mencekam ini terekam kamera warga dan mendadak viral setelah diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar.
Dalam video tersebut, tampak mobil listrik berwarna hitam itu terus berusaha melaju meski telah dikepung oleh massa yang emosi.
Meski warga sudah memasang barrier plastik untuk menghalangi jalan, pengemudi BMW tersebut tetap nekat tancap gas.
Akibatnya, massa yang geram mulai merusak kendaraan. Kaca depan dan belakang mobil mewah tersebut hancur berantakan dihantam benda keras dan batu.
Kronologi Kejadian di Depan Mercu Buana
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut melibatkan mobil listrik BMW bernomor polisi B 77 NRI dan sepeda motor Honda Supra B 6242 VDR yang dikendarai oleh driver ojol.
"Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, kendaraan listrik Sedan BMW B-77-NRI dikemudikan oleh Albert Satryo Wibowo melaju di Jalan Meruya Selatan dari arah Utara ke Selatan sesampainya di depan Universitas Mercu Buana menabrak sepeda motor Honda Supra B-6242-VDR dikendarai oleh Sutiyo," kata Joko saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026).
Akibat tabrakan tersebut, driver ojol dilaporkan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat.
Baca Juga: BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam
"Mengalami luka lecet pada bagian tangan dan kaki, berobat ke RSUD Kembangan," tambah Joko.
Alasan Pengemudi Melarikan Diri
Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Kembangan AKP Karta menjelaskan bahwa saat ini pengemudi BMW tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif. Berdasarkan penyelidikan awal, kuat dugaan kasus ini adalah tabrak lari.
Kepada polisi, pengemudi BMW berdalih bahwa tindakannya melarikan diri bukan karena sengaja ingin kabur dari tanggung jawab, melainkan karena situasi yang tidak kondusif.
"Menurut pengakuan pengemudi mobil BMW, takut menghindari amukan massa, dia pergi," ungkap Karta.
Karta menambahkan, berdasarkan pengakuan pelaku, insiden bermula dari serempetan yang mengakibatkan korban mengalami luka ringan.
"(Kasusnya) sudah diserahkan ke Unit Laka, korbannya di rumah sakit lecet-lecet," pungkasnya.
Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan pengemudi BMW beserta barang bukti mobil yang rusak parah untuk proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Beton di Cikoko, Tak Ada Penumpang di Dalamnya
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
BMW 318i E46 Rewel? Harga Sepertiganya Brio RS Baru, Cek Kata Pakar Sebelum Beli
-
Pelajar Tewas Terlindas Bus Sekolah Usai Motor Tersangkut Kabel Menjuntai di Kebayoran Baru
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi