- Massa PB PMII berunjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada Senin, 22 Juni 2026.
- Mahasiswa menuntut evaluasi total Kabinet Merah Putih karena dinilai tidak memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan rakyat.
- Aksi tersebut menyoroti masalah korupsi, program pemerintah yang seremonial, serta minimnya partisipasi publik dalam pembentukan regulasi.
Akibat besarnya jumlah massa, barisan mahasiswa sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto macet panjang.
Massa akhirnya tiba dan terkonsentrasi tepat di depan pintu gerbang utama Gedung DPR/MPR RI sekitar pukul 15.48 WIB.
Dalam pernyataan sikapnya, PB PMII membeberkan tiga alasan fundamental yang melatarbelakangi aksi turun ke jalan kali ini.
Pertama, mereka menyoroti Program Strategis Nasional (PSN), khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mahasiswa menilai implementasi program tersebut belum sepenuhnya menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan dan masih terkesan seremonial.
Kedua, PB PMII menyoroti kasus korupsi yang masih terus berulang di berbagai lini pemerintahan.
Keberadaan Kabinet Merah Putih diharapkan mampu membawa semangat bersih-bersih, namun realitanya praktik lancung dinilai masih menjadi bayang-bayang hitam dalam birokrasi.
Ketiga, proses pembuatan Undang-Undang (UU) di parlemen dianggap cenderung hanya memenuhi prosedur formalitas semata, tanpa melibatkan partisipasi publik yang bermakna (meaningful participation).
Menyikapi berbagai persoalan tersebut, PB PMII secara resmi melayangkan tiga poin tuntutan kepada pemerintah dan DPR.
Pertama, mereka menuntut perwujudan pemerintahan yang bersih serta penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu terhadap siapapun yang melanggar.
Baca Juga: Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
Kedua, mendesak pemerintah untuk membuka ruang partisipasi publik yang seluas-luasnya dan bermakna dalam setiap proses pembuatan regulasi atau UU, sehingga aturan yang dihasilkan tidak hanya berpihak pada kepentingan segelintir elit.
Ketiga, menuntut pemerintah untuk membangun komunikasi dua arah yang efektif dengan rakyat serta lebih serius mendengarkan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat bawah. (Reporter: Cornelius Juan Prawira)
Berita Terkait
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Respon Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Duka Masyarakat Adat di DPR: Tanah Warisan Leluhur Hilang, Anak Buta Huruf karena HGU
-
Pengamat Sentil Pemerintah: Perbesar Telinga untuk Dengar Suara Rakyat!
-
Nama Dedi Congor Muncul di Sidang, KPK Telusuri Aliran Dana Rp30 Miliar dari Bos Blueray Cargo
-
Satu Suara dengan Megawati, GNB Singgung Keresahan Sama Soal Kondisi Bangsa
-
Keir Starmer Mundur, Andy Burnham Calon Kuat Perdana Menteri Inggris Baru
-
Anak Kritik Ada Ulat di Sayur! Emak-emak Ini Tetap Dukung MBG Demi Hemat Uang Jajan