News / Internasional
Senin, 22 Juni 2026 | 18:30 WIB
Andy Burnham (IG Andy Burnham)
Baca 10 detik
  • Andy Burnham resmi mencalonkan diri sebagai pemimpin baru Partai Buruh pasca-mundurnya Keir Starmer.

  • Wes Streeting mundur dari bursa pencalonan dan mengalihkan dukungan penuh kepada Andy Burnham.

  • Dukungan strategis ini membuat Burnham menjadi kandidat terkuat untuk posisi Perdana Menteri Inggris.

Suara.com - Andy Burnham resmi maju dalam bursa pemilihan pemimpin Partai Buruh untuk mengisi kekosongan kursi kekuasaan. Langkah politik eks Wali Kota Manchester ini langsung mengubah peta persaingan internal partai secara masif.

Mundurnya Keir Starmer memicu gelombang transisi besar di pemerintahan Inggris. Burnham merespons cepat situasi kritis ini demi menjaga stabilitas politik nasional Inggris.

Melalui pernyataan resminya di media sosial, Burnham menghargai dedikasi pendahulunya selama memimpin Inggris. Ia menegaskan kesiapannya mengawal fase krusial ini.

"Keputusannya menandai awal dari sebuah transisi dan penting agar proses ini berjalan dengan tertib serta bertanggung jawab. Saya akan memajukan diri saya sebagai bagian dari proses ini." kata Burnham terkait pengunduran diri Starmer, dikutip dari CNN, Senin (22/6/2026).

Peluang Burnham melenggang ke kursi nomor satu kini terbuka sangat lebar. Pesaing terberatnya, Wes Streeting, memilih mundur dan memberikan dukungan penuh.

Mantan Menteri Kesehatan tersebut secara terbuka menyatakan tidak akan ikut bertarung. Streeting memilih menyatukan kekuatan partai di belakang Burnham melalui surat resminya di platform X.

"Andy telah menunjukkan bagaimana rupa Partai Buruh ketika kita inklusif, bersatu, dan menyatu dengan kehidupan masyarakat yang menjadi alasan awal partai ini didirikan," tulis Streeting dalam suratnya.

Sikap legawa Streeting ini langsung menempatkan Burnham sebagai figur tunggal yang paling diunggulkan. Publik kini melihat mantan Anggota Parlemen Makerfield tersebut sebagai calon kuat Perdana Menteri Inggris berikutnya.

Streeting menilai Burnham membawa visi yang sejalan dengan agenda modernisasi negara. Visi tersebut mencakup pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, nilai-nilai demokratis, hingga pembenahan layanan publik.

Baca Juga: Sepak Bola Dulu Baru Politik! PM Inggris Ikut Rayakan Arsenal Juara Premier League

Komitmen Burnham dalam merangkul semua elemen dinilai mampu menjawab tantangan Inggris ke depan. Sinergi ini memperkuat posisinya di mata para kader.

"Saya yakin ada tempat untuk ide-ide tersebut di bawah kepemimpinannya." tambah Streeting menegaskan keyakinannya.

Perebutan takhta ini bermula dari keputusan mengejutkan Keir Starmer yang memilih menanggalkan jabatannya. Pengunduran diri tersebut memaksa Partai Buruh bergerak cepat mencari nakhoda baru.

Sebagai partai penguasa, siapapun yang memenangkan kursi ketua otomatis akan memegang mandat sebagai Perdana Menteri Inggris. Publik kini menanti apakah Burnham mampu merealisasikan ekspektasi besar tersebut tanpa hambatan berarti.

Load More