- Dato' Sri Tahir menyumbangkan dana sebesar Rp500 juta kepada Yuvita, korban penganiayaan berat, melalui pengacara Hotman Paris Hutapea.
- Hotman Paris akan menyerahkan bantuan langsung ke Bandung setelah menyelesaikan pengobatan tulang belakang di Singapura guna mendukung korban.
- Penyaluran bantuan tersebut bertujuan memberikan dukungan moral bagi Yuvita serta memastikan dana diterima secara penuh tanpa potongan.
"Sabar, tenang. Nanti saya akan datang ke Bandung untuk menyerahkan uang ini. Hotman yang datang pribadi mengunjungimu di Bandung. Dan mungkin masih ada duit dari klien-klien saya yang lain, karena klien saya kan konglomerat semua," tambah Hotman optimis.
Dalam kesempatan yang sama, Hotman Paris juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Dato' Sri Tahir.
Menurutnya, pemilik Bank Mayapada tersebut bukan hanya sekadar klien bisnis, melainkan sosok filantropis yang memiliki kepedulian sosial tinggi.
Hubungan kepercayaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun antara Hotman dan Tahir menjadi landasan kuat mengapa bantuan tersebut dititipkan melalui sang pengacara.
"Kepada Pak Tahir, terima kasih. Saya tahu Bapak sangat suka membantu orang, terbuka orangnya. Dan sampai hari ini memang Pak Tahir sangat percaya dengan pengacaranya. Masalah apa pun dia akan telepon saya. Thank you for trusting me for so long," ujarnya.
Dato' Sri Tahir sendiri memang dikenal luas di Indonesia sebagai salah satu orang terkaya yang sangat aktif dalam kegiatan amal, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Hotman Paris menutup pernyataannya dengan memberikan semangat kepada Yuvita.
Ia mengisyaratkan bahwa jumlah bantuan yang ada saat ini kemungkinan besar masih bisa bertambah, mengingat jaringan pertemanannya yang luas di kalangan pengusaha sukses Indonesia.
"Yuvita, you got five hundred million now. Mungkin lebih, tunggu saja," tutup Hotman.
Baca Juga: Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
Berita Terkait
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
DPR Apresiasi Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Usai Buron, Taufik Hidayat Tersangka Kasus Penyekapan Cileunyi Ditangkap
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa
-
Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa
-
1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil