- Aliansi Cipayung Jakarta Barat menggelar unjuk rasa mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).
- Kericuhan terjadi akibat aksi saling dorong antara mahasiswa dan kepolisian saat petugas berupaya mencegah massa melakukan aksi pembakaran.
- Situasi kembali kondusif setelah orator aksi menenangkan massa dan menegaskan komitmen mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara damai.
Suara.com - Aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa mahasiswa dari Aliansi Cipayung Jakarta Barat di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026) diwarnai kericuhan dengan aparat kepolisian yang berjaga.
Ketegangan memuncak saat massa ingin memulai aksi pembakaran di tengah penyampaian aspirasi.
Kericuhan dipicu pengakuan mahasiswa peserta aksi akan tindakan represif oknum aparat dalam upaya mereka mencegah aksi pembakaran.
Suasana menjadi tidak kondusif setelah terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa berbaju almamater dengan petugas di depan barikade pembatas.
Kepulan asap dari APAR dan teriakan peringatan mulai bersahutan di lokasi kejadian, yang mengakibatkan situasi semakin mencekam.
"Kepolisian dan teman-teman mahasiswa, mundur!" teriak salah seorang orator dari
atas mobil komando, berusaha meredam gejolak yang ada.
Namun, sejumlah mahasiswa tampak masih emosi dan melayangkan protes keras kepada aparat imbas pengakuan rekan mereka soal tindakan represif aparat.
"Woi! Mundur, mundur, mundur!" seru sang orator lagi, mengingatkan rekan-rekannya.
Beberapa perwakilan mahasiswa turut mencoba menengahi teman-temannya yang masih mencoba mendebat aparat.
Baca Juga: Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
"Aksi kita adalah aksi damai, kita fokus untuk menyampaikan aspirasi," tegas sang orator melalui pengeras suara, untuk mengingatkan kembali tujuan utama mereka.
Dari situ, ketegangan mulai mereda. Aksi orasi pun berangsur kondusif kembali seperti semula.
Aksi yang melibatkan gabungan organisasi mahasiswa PMII, HMI MPO, GMNI hingga PMKRI Jakarta Barat ini sendiri merupakan bagian dari lanjutan unjuk rasa untuk mengkritik pemerintahan Prabowo-Gibran, yang sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu.
"Tujuan kami turun pada hari ini adalah menjaga bentuk eskalasi perjuangan semangat teman-teman yang sudah sampai pada di detik ini turun aksi," ucap Ketua Cabang PMII Jakarta Barat, Ahmad Fauzi.
Berita Terkait
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
-
Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas