News / Nasional
Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman.
Baca 10 detik
  • Survei Litbang Kompas mencatat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat signifikan mencapai angka 82,4 persen.
  • Peningkatan citra positif ini terjadi berkat penerapan pendekatan kepolisian yang lebih persuasif, solutif, serta humanis kepada masyarakat.
  • Ketua Komisi III DPR RI meminta Polri tetap konsisten melakukan reformasi internal dan tidak berpuas diri dengan capaian tersebut.

Suara.com - Kepercayaan publik terhadap Polri meroket hingga menyentuh angka 82,4 persen menurut survei terbaru Litbang Kompas. Meski mendapat rapor biru, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti Korps Bhayangkara agar tidak terlena dan tetap konsisten menyisir kekurangan di lapangan.

Habiburokhman menilai lonjakan angka ini adalah dampak nyata yang dirasakan warga, bukan sekadar data di atas kertas.

"Angka kepercayaan publik sebesar 82,4 persen ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan bukti riil yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).

Politikus Partai Gerindra ini menyoroti kerja keras personel kepolisian, terutama para Bhabinkamtibmas yang menjadi garda terdepan di pelosok desa.

Menurutnya, wajah Polri setahun terakhir jauh lebih ramah dan solutif ketimbang hanya mengandalkan tindakan represif yang kaku.

"Polri tidak lagi sekadar mengedepankan tindakan represif atau penegakan hukum yang kaku, melainkan pendekatan yang persuasif, solutif, dan mengayomi. Polisi kini lebih dekat, lebih ramah, dan lebih cepat merespons aduan warga. Perubahan kultur ini yang membuat masyarakat merasa aman dan nyaman," katanya.

Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima laporan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di kediaman pribadi Prabowo, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/4/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.

Ia pun memuji kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dianggap sukses menerjemahkan visi "Presisi" menjadi pelayanan publik yang konkret.

Namun, Habiburokhman menegaskan bahwa angka 82,4 persen harus menjadi cambuk untuk terus melakukan reformasi internal.

"Tentu saja, capaian 82,4 persen ini jangan membuat jajaran kepolisian cepat berpuas diri. Jadikan hasil survei ini sebagai vitamin dan motivasi untuk terus mempertahankan prestasi, memperbaiki kekurangan yang masih ada, dan terus konsisten menjadi pelindung serta pengayom masyarakat Indonesia," tegasnya.

Baca Juga: Tak Lagi Dianaktirikan, Menkes Pastikan BPJS Dokter Magang Kini Ditanggung Negara

Sebagaimana diketahui, berdasarkan survei Litbang Kompas yang melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi, citra positif Polri juga melonjak dari 64,4 persen ke 71,5 persen.

Tak hanya itu, skor profesionalisme personel kini berada di angka 8,37, mencakup berbagai aspek pelayanan mulai dari pengurusan dokumen hingga intensitas patroli yang dinilai semakin mumpuni oleh 80,6 persen publik.

Load More