- Survei Litbang Kompas pada 9-18 April 2026 mencatat kepercayaan publik terhadap Polri melonjak drastis hingga mencapai 82,4 persen.
- Peningkatan angka tersebut didorong oleh perbaikan performa personel, profesionalisme layanan, serta kenyamanan fasilitas kantor kepolisian di seluruh Indonesia.
- Hasil survei nasional terhadap 1.200 responden menunjukkan 80,6 persen masyarakat mengakui kinerja Polri saat ini jauh lebih mumpuni.
Suara.com - Kepercayaan publik terhadap Polri melonjak drastis hingga menyentuh angka 82,4 persen pada April 2026. Hal itu tertuang dalam survei terbaru Litbang Kompas yang menunjukkan adanya lompatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya tertahan di angka 76,2 persen.
Tak hanya kepercayaan, citra positif Polri juga terkerek naik ke posisi 71,5 persen dari sebelumnya 64,4 persen.
Litbang Kompas mencatat, kenaikan ini dipicu oleh performa personel polisi di lapangan yang kini menjadi ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat.
Survei nasional ini digelar pada 9-18 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui wawancara tatap muka.
Menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat, survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar 2,83 persen.
Data survei juga memotret kepuasan masyarakat terhadap layanan kepolisian yang naik menjadi 67,6 persen.
Menariknya, bagi warga yang pernah berinteraksi langsung dengan polisi, skor profesionalisme personel kini berada di angka 8,37—meningkat dari skor tahun lalu sebesar 7,76.
Skor profesionalisme tersebut mencakup 20 aspek layanan, mulai dari pengurusan SIM/STNK, pengamanan wilayah, hingga intensitas patroli.
Di sisi infrastruktur pun turut mendapat respons positif; 80 persen responden menyatakan fasilitas di kantor-kantor polisi saat ini sudah jauh lebih nyaman.
Baca Juga: Akademisi Kuliti Langkah Transformasi Kapolri Listyo, Dari Digitalisasi hingga Reformasi Kultur
Peningkatan performa ini dirasakan secara merata oleh masyarakat. Sebanyak 80,6 persen responden dalam survei tersebut secara tegas menyatakan kinerja Polri saat ini jauh lebih mumpuni dibandingkan tahun lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya