- Menkes Budi Gunadi Sadikin berkomitmen menjamin perlindungan hukum, keamanan, serta jaminan sosial bagi seluruh tenaga medis Indonesia.
- Pemerintah menyediakan kanal pengaduan dan regulasi ketat untuk menindak tegas kasus perundungan yang dilakukan oleh rekan sejawat.
- Kemenkes menyalurkan insentif bulanan serta beasiswa bagi tenaga medis untuk mendukung pemerataan distribusi dokter di seluruh pelosok daerah.
Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin perlindungan hukum, keamanan, serta kesejahteraan tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia.
Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Dalam paparannya, Budi menyoroti pentingnya jaminan sosial bagi para pejuang kesehatan, termasuk mereka yang masih berstatus magang atau internship.
"Kita memberikan jaminan sosial, setidaknya BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan kita cover. Ini termasuk dokter-dokter internship. Walaupun mereka masih magang, semuanya kita tanggung," ujar Budi.
Selain jaminan sosial, Kemenkes juga telah membuka kanal pengaduan bagi nakes yang mengalami tekanan atau kekerasan fisik, baik dari pasien, orang asing, maupun rekan sejawat.
Berdasarkan data yang masuk, ia mengungkapkan temuan mengejutkan terkait praktik perundungan di lingkungan medis.
"Dari data yang kita terima, paling banyak adalah bullying (perundungan) dari senior atau teman sejawat. Ini sudah kita antisipasi dengan revisi Undang-Undang, PP, hingga Permenkes untuk memastikan proteksi hukum bagi tenaga medis benar-benar berjalan," tegasnya.
Terkait kesejahteraan ekonomi, Menkes melaporkan bahwa pemerintah telah berhasil menyalurkan insentif sebesar Rp30 juta per bulan bagi 1.370 dokter spesialis.
Kekinian, Kemenkes tengah mengkaji pemberian insentif serupa bagi dokter umum dan dokter gigi yang bertugas di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).
Baca Juga: Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
Pemerintah juga memberikan insentif penugasan khusus untuk memperbaiki keseimbangan remunerasi antara nakes di kota besar dengan daerah tertinggal.
"Kami juga memberikan beasiswa dan fellowship afirmasi, termasuk hospital-based, khusus untuk dokter-dokter dari daerah kurang mampu. Tujuannya agar beban kerja tidak timpang. Di Jakarta dokter cukup, tapi di daerah seperti Mamberamo, satu dokter bisa melayani 1.000 hingga 2.000 pasien karena kurangnya tenaga," jelas Menkes.
Budi mengungkapkan bahwa Kemenkes telah menyusun peta jalan atau roadmap komprehensif yang mencakup empat aspek utama di antaranya; roadmap jumlah untuk memaswtikan ketersediaan nakes sesuai kebutuhan nasional; roadmap perlindungan untuk menjamin keamanan nakes dari kekerasan dan perundungan; roadmap remunerasi untuk mengatur pemerataan penghasilan agar lebih adil; dan roadmap karier guna memperbaiki jenjang karier dan keseimbangan antara layanan primer dan sekunder.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana