- KAI Daop 1 Jakarta menertibkan 95 bangunan dan lapak liar di jalur Stasiun Pasarsenen-Pasar Gaplok pada 27-28 Juni 2026.
- Pemerintah merelokasi 183 warga dari 57 kepala keluarga ke Hunian Senen sebagai bagian dari proses penataan kawasan tersebut.
- Tindakan sterilisasi ini bertujuan menjaga keselamatan perjalanan kereta api serta mengembalikan fungsi ruang milik jalur kereta api secara resmi.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta menertibkan puluhan bangunan dan lapak liar di kawasan jalur rel petak Stasiun Pasarsenen – Pasar Gaplok, Jakarta, selama dua hari pada Sabtu-Minggu (27-28/6/2026).
Sebanyak 183 warga yang sebelumnya tinggal di sekitar rel juga direlokasi ke Hunian Senen yang telah disiapkan pemerintah.
Penertiban dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mengembalikan fungsi ruang manfaat dan ruang milik jalur kereta api sesuai peruntukannya.
Dalam kegiatan tersebut, KAI Daop 1 Jakarta bersama pemerintah dan unsur terkait menertibkan 38 lapak serta 57 bangunan tidak resmi yang berdiri di sekitar jalur rel.
Setelah penertiban, petugas melanjutkan dengan pembersihan material agar area rel kembali steril dan aman untuk operasional kereta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan penataan kawasan dilakukan untuk mengurangi potensi gangguan terhadap perjalanan kereta api.
"Penertiban ini dilakukan untuk memastikan ruang manfaat dan ruang milik jalur kereta api kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Area di sekitar jalur harus tetap steril dari bangunan maupun aktivitas yang dapat membahayakan masyarakat dan mengganggu keselamatan perjalanan kereta api," kata Franoto dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026).
Selain penataan kawasan, proses relokasi juga dilakukan terhadap 183 jiwa yang berasal dari 57 kepala keluarga. Mereka dipindahkan ke Hunian Senen melalui koordinasi antara KAI, pemerintah, dan berbagai pihak terkait.
Menurut Franoto, kegiatan bersih lintas tidak hanya berfokus pada penataan fisik kawasan, tetapi juga menjadi langkah preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan di sekitar jalur rel.
Baca Juga: KA Kertanegara Makin Favorit, Layani 168 Ribu Pelanggan hingga Mei 2026
"Kegiatan bersih lintas ini tidak hanya berorientasi pada penataan fisik kawasan, tetapi juga menjadi upaya preventif untuk meminimalisasi potensi bahaya di sekitar jalur kereta api, seperti aktivitas masyarakat yang terlalu dekat dengan rel, keberadaan bangunan tidak resmi, maupun benda/material yang dapat mengganggu perjalanan kereta api," paparnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses penataan kawasan tersebut.
"KAI menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi menjadi kunci agar penataan kawasan perkeretaapian dapat berjalan baik, sekaligus menghadirkan lingkungan yang lebih aman bagi perjalanan kereta api dan masyarakat sekitar," ucap Franoto.
KAI Daop 1 Jakarta menegaskan akan terus melakukan pengawasan, penataan, dan kegiatan bersih lintas di sepanjang jalur kereta api sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta.
Dengan penataan tersebut, kawasan petak Stasiun Pasarsenen – Pasar Gaplok diharapkan menjadi lebih tertib, steril, serta mendukung kelancaran operasional kereta api.
Berita Terkait
-
KA Kertanegara Makin Favorit, Layani 168 Ribu Pelanggan hingga Mei 2026
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Sumatera Barat Masuk Peta Besar Pengembangan Jaringan Kereta Sumatra
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran
-
Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun
-
Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran
-
Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?
-
Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand
-
Rano Karno Terharu Lihat Warga Jakarta Makin Tertib, Protes Soal CFD Dianggap Wajar
-
Blusukan Terakhir di Lampung, Jokowi Sempatkan Jajan Es Kopi dan Rujak Buah
-
Sentil Gaji Direksi, Prabowo Setuju Laba BUMN Dialokasikan untuk Riset