-
Platform interaktif Fars mempublikasikan opini yang mendesak Iran segera membuat senjata nuklir sendiri.
-
Kepemilikan bom atom dinilai mampu menciptakan keseimbangan kekuatan melawan Amerika dan Israel.
-
Manajemen Fars News Agency mengklarifikasi tulisan tersebut bukan merupakan sikap resmi redaksi.
Suara.com - Sebuah pandangan baru mendesak Iran segera memproduksi senjata nuklir demi menangkal ancaman invasi militer. Strategi ini dianggap sebagai satu-satunya jalan keluar untuk menjaga keutuhan wilayah negara tersebut.
Opsi pembuatan bom atom ini mencuat lewat platform interaktif Fars News Agency, media yang disinyalir dekat dengan Korps Garda Revolusi Islam. Spekulasi ini langsung memicu perhatian global di tengah ketegangan geopolitik yang terus memanas.
Sudut pandang radikal ini menawarkan peta jalan diplomasi baru melalui jalur kekuatan militer yang ekstrem. Posisi tawar Iran dinilai hanya akan diakui jika mereka memiliki daya pukul yang setara dengan musuhnya.
“Iran tidak punya jalan lain selain mencapai pencegahan nuklir, sehingga opsi militer untuk pendudukan dan pemisahan Iran tidak lagi menjadi pilihan,” tulis ulasan tersebut dikutip dari CNN Internasional, Senin (29/6/2026).
Gagasan ofensif ini menekankan pentingnya posisi sejajar sebelum Teheran bersedia duduk di meja perundingan internasional. Tanpa itu, diplomasi dipandang hanya akan menjadi ajang pendiktean oleh negara-negara Barat.
“Untuk mencapai ketenangan pikiran yang dibutuhkannya, Iran harus mencapai pencegahan nuklir agar dapat yakin bahwa isu-isu yang tersisa akan diselesaikan melalui negosiasi,” tambah artikel itu.
Lebih lanjut, tulisan tersebut menegaskan, “Only in this case can negotiations be conducted from the proper position.”
Logika yang dibangun adalah menciptakan efek gentar yang instan terhadap kekuatan nuklir lawan di Timur Tengah. Kepemilikan bom atom bukan untuk memicu perang total, melainkan membatasi ruang gerak agresi asing.
“Penangkalan nuklir berarti Anda dapat mencapai keseimbangan kekuatan melawan Amerika Serikat dan Israel, yang memiliki bom atom. Ini tidak berarti bahwa perang tidak akan terjadi; melainkan, cakupan konflik akan menjadi terkendali,” jelas dokumen opini tersebut.
Baca Juga: Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu
Meskipun memantik perdebatan luas, Fars News Agency segera memberikan klarifikasi resmi mengenai status tulisan itu.
Mereka menyatakan artikel tersebut murni opini pengguna di platform "Fars Interactive" dan bukan sikap resmi institusi.
Aspirasi publik ini berbanding terbalik dengan sikap resmi jajaran pemimpin tertinggi Teheran sejauh ini. Secara formal, otoritas Iran berulang kali menegaskan tidak memiliki ambisi untuk memeluk teknologi bom atom.
Konteks ketegangan ini memiliki latar belakang yang panjang, terutama sejak Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei mengeluarkan fatwa keagamaan yang melarang keras kepemilikan senjata nuklir.
Di pihak seberang, mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menempatkan penghentian program nuklir Iran sebagai alasan utama di balik eskalasi konflik yang terjadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali