- Pemprov DKI Jakarta berenacana membangun 11 rusun baru pada tahun 2027 untuk merelokasi warga dari kawasan rawan bencana.
- Usulan pembangunan di sejumlah lokasi strategis tersebut kini sedang diproses oleh Kementerian PKP guna memperoleh dukungan anggaran.
- DPRD DKI Jakarta mendorong distribusi rusun secara merata di seluruh wilayah untuk menjamin ketersediaan hunian yang layak bagi warga.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun 11 rumah susun atau rusun baru pada 2027 untuk menjawab kebutuhan hunian warga, termasuk mereka yang masih tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor.
Sebelas rusun yang diusulkan mencakup wilayah-wilayah strategis di Jakarta, yakni Muara Angke, Marunda Cluster A, B, dan C, Komarudin, Rorotan IX, Cakung KM 2, Tongkol Tahap III, Semper Cakung Drain, Bojong Indah, dan Daan Mogot KM 18.
Usulan pembangunan itu kini tengah bergulir di meja Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk mendapat restu dan dukungan penganggaran.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menilai, ketersediaan rusun menjadi syarat utama agar warga yang menghuni kawasan rawan bencana bisa direlokasi.
"Yang terpenting adalah bagaimana membuat hunian di Jakarta ini mencukupi. Karena kalau memang mencukupi, kita bisa pindahkan warga dari lokasi-lokasi yang memang rawan bencana, rawan banjir, riskan longsor, ke lokasi-lokasi yang lebih layak huni," ujar Yuke di DPRD DKI Jakarta, Senin (29/6/2026).
Selama ini, salah satu kendala relokasi warga dari kawasan rawan bencana adalah ketiadaan tempat tujuan yang layak dan terjangkau.
Komisi D juga mendorong agar pembangunan rusun baru tidak hanya memusat di satu wilayah, melainkan merata di lima wilayah kota Jakarta.
"Misalnya di Selatan kan baru ada dua, terus di Barat ada beberapa lokasi itu sangat-sangat perlu rusun juga. Di Timur memang banyak, tapi kan kebutuhannya juga cukup banyak. Di Utara banyak banget, tapi juga kelayakan dan lain-lainnya kita harus cek semuanya," beber Yuke.
Di sisi pembiayaan, legislator Kebon Sirih juga mendukung langkah Pemprov DKI menjajaki pemanfaatan program hunian dari pemerintah pusat.
Baca Juga: PKB Tak Toleransi: Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD TTU yang Mabuk dan Intimidasi dr Icha!
"Jadi kesempatan-kesempatan atau peluang-peluang untuk menggunakan program-program dari pemerintah, menurut saya, itu juga patut kita jajaki," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027
-
Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring
-
Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih
-
5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja
-
Daftar Kerabat Raffi Ahmad yang Kini Duduki Jabatan Publik, dari DPRD hingga BUMN
-
'Kita kan Banteng, Bukan Kerbau', Kelakar Elite PDIP Tanggapi Video Viral Jokowi di Lampung
-
Pembangunan SDM Jadi Prioritas, Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan Gratis di Papua
-
Bukan Bebas Tanpa Batas, Ini Penjelasan Istana Soal 'Academic Freedom' Versi Prabowo
-
Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap 3,5 Kilogram Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah Berdiri
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak El Nino